Arab Saudi Kembangkan Bunga Melati Jadi Peluang Investasi

Natalia Christine, Jurnalis · Selasa 06 April 2021 05:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 05 406 2389754 arab-saudi-kembangkan-bunga-melati-jadi-peluang-investasi-r3iM6PjfMT.jpg Bunga melati Arab Saudi (SPA/Arab News)

ARAB Saudi sedang mengembangkan tanaman melati yang semerbak di wilayah selatan Kerajaan Jazan sebagai peluang investasi. Jazan mengajukan proyek City of Jasmines untuk investasi yang sejalan dengan Visi Arab Saudi 2030.

Proyek tersebut juga dapat berkontribusi pada Saudi Green Initiative yang dicanangkan oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Baca juga: Jelang Ramadan, Kota Makkah Siapkan Protokol Kesehatan Ketat

Bunga melati dengan warna putih kekuningan dijadikan rangkaian bunga di perayaan sosial dan pernikahan Saudi. Bunga bunga itu ditanam secara komersial di wilayah tersebut, serta di halaman belakang seluruh Kerajaan yang dihiasi oleh tanaman panjat yang tinggi.

“Dengan 280 ton bunga melati yang dibudidayakan setiap tahunnya, proyek City of Jasmines merupakan tujuan menarik untuk investasi pertanian, serta investasi dalam pembuatan minyak atsiri,” kata Sekretaris Jenderal Kamar Dagang dan Industri Jazan, Dr. Majed Al-Johary seperti dilansir dari Arab News, Senin (5/5/2021).

Ia juga mengatakan hal itu sejalan dengan inisiatif Made in Saudi. Proyek ini diharapkan dapat menghasilkan sekitar 22.000 kilogram minyak melati yang diekstrak dari 1.126.000 pohon melati, yang mencapai puncaknya selama musim panas.

Baca juga: Mudik Qingming Bawa Berkah bagi Penyedia Transportasi Massal China

Al-Johary mengatakan saat ini terdapat 227.350 pohon melati dan 14 pembibitan yang memiliki izin untuk menjual melati di wilayah tersebut.

Namun, Kementerian Lingkungan Hidup, Air, dan Pertanian berencana untuk menanam 10 juta pohon melati, dan juga berkontribusi pada 10 miliar pohon yang akan ditanam di seluruh Kerajaan dalam dekade mendatang.

“Kota Jasmine akan menjadi tujuan investasi vital baru di wilayah Jazan karena daya saing di bidang pertanian dan manufaktur yang memungkinkannya menghasilkan produk Saudi yang berkualitas tinggi.”

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini