Traveler Ini Nekat Palsukan Paspor untuk Terbang ke Eropa via Dubai

Natalia Christine, Jurnalis · Selasa 06 April 2021 15:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 06 406 2389968 traveler-ini-nekat-palsukan-paspor-untuk-terbang-ke-eropa-via-dubai-eSuzz3mvhq.jpg Ilustrasi (Freepik)

SEORANG travaler asal Maroko yang berkunjung ke Dubai, Uni Emirat Arab, didakwa mencoba naik penerbangan ke Italia menggunakan paspor Prancis palsu. Pengadilan Tingkat Pertama Dubai mengetahui hal tersebut pada Minggu.

Pria Maroko berusia 25 tahun ITU ditangkap di Bandara Internasional Dubai setelah seorang karyawan maskapai penerbangan Emirates mencurigai dokumen miliknya.

Baca juga: Danau Berbentuk Hati dengan Ribuan Pohon Bertuliskan 'Love' di Tengah Gurun

Pada Januari 2021, seorang karyawan asal Kenya sedang memeriksa penumpang yang bertujuan ke Roma, namun pria tersebut menunjukkan paspor Prancis palsu.

“Dia menunjukkan boarding pass elektronik dan paspor Prancisnya. Saya melihat stempel palsu untuk masuk dan keluar ke Dubai. Saya menanyakan ID Prancisnya, tetapi dia bersikeras bahwa dia hanya memiliki paspor Prancis,” kata karyawan Kenya berusia 34 tahun itu seperti yang dilansir dari Gulf News, Selasa (6/4/2021).

Visa dan paspor asli ditolak

Catatan menunjukkan bahwa penumpang tersebut mencoba melakukan perjalanan ke Eropa karena ia tidak bisa mendapatkan visa di paspor Maroko miliknya. Pria Maroko itu mengaku bahwa Ia membeli paspor palsu seharga 3.000 euro (Dh13.000) untuk memasuki Italia.

Baca juga: Buang-Buang Duit di Jalan, Pengusaha Dubai Dipenjara dan Didenda Ratusan Juta

Pengunjung tersebut tiba di UEA menggunakan paspor Maroko dan pemalsu paspor mengirimkan paspor palsu kepadanya di Dubai. Ia berhasil mendapatkan boarding pass elektronik menggunakan paspor Prancis di mesin self boarding di Bandara Dubai.

Menurut catatan, pria Maroko itu melintasi zona kontrol paspor dengan membubuhkan cap paspor Maroko untuk meninggalkan negara tersebut. Ia pergi ke gerbang boarding dan menunjukkan paspor Prancis palsunya dengan boarding pass tetapi karyawan bandara menggagalkan rencananya.

Pemalsuan

Pria itu mengaku memalsukan cap masuk dan keluar di paspor Prancis untuk menipu karyawan di bandara. Jaksa Penuntut Umum Dubai mendakwanya dengan pemalsuan dan menggunakan dokumen palsu.

Pria Maroko yang berusia 25 tahun itu mengakui dakwaan di ruang sidang dan meminta belas kasihan. Vonis akan dijatuhkan pada 20 April 2021, sementara terdakwa akan tetap dalam tahanan polisi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini