Sandiaga Uno Dorong Pembukaan Lapangan Kerja & Destinasi Wisata Ramah Disabilitas

MNC Portal, Jurnalis · Selasa 06 April 2021 13:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 06 406 2390165 -VeR9VwCJd9.JPG Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno dalam kunjungan kerja ke Serang, Banten (Foto: Instagram/@sandiuno)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menilai sila kelima Pancasila meliputi seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara di Tanah Air Indonesia. Tak terkecuali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).

Hal tersebut disampaikan Sandi dalam acara bertajuk 'Dialog Nasional Seni Budaya dan Ekonomi Kreatif Banten dalam Perspektif Keadilan Sosial' di Horizon Ultima Ratu Serang, Serang, Banten pada Selasa (6/4/2021).

Visinya itu ditujukannya lewat pagelaran seni budaya yang dipentaskan dalam acara. Terlihat sejumlah penyandang disabilitas ikut serta dalam barisan penari di sana.

Kehadiran penari disabilitas tersebut diungkapkan Sandi menjadi bukti terwujudnya pariwisata yang inklusif, berkualitas, berkelanjutan dan pariwisata yang berpihak kepada para penyandang disabilitas. Kehadiran mereka pun dinilainya sebagai bentuk semangat atas kebangkitan sektor parekraf nasional.

Baca juga: Mudik Dilarang, Sandiaga Uno Tetap Optimistis Destinasi Wisata Bakal Penuh

"Sekaligus ini sebagai penebar manfaat, semangat dan juga kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif. Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah berkolaborasi," tuturnya.

Bersamaan dengan hal tersebut, Sandi mendorong adanya pembangunan infrastruktur, khususnya sarana dan prasarana yang ramah disabilitas.

Termasuk toilet umum yang menurutnya harus bersih dan layak serta mengakomodasi para penyandang disabilitas.

"Karena teman-teman disabilitas ini harus menjadi bagian daripada pariwisata, jadi atraksinya harus juga inklusif bagi teman-teman disabilitas. Termasuk juga pembukaan lapangan kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk para penyandang disabilitas," jelasnya.

Hal itu katanya sesuai dengan Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 yang menargetkan 1-2 persen dari penyandang disabilitas diberikan lapangan pekerjaan yang berkualitas oleh sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sementara itu, terkait pembukaan destinasi wisata lokal bersamaan dengan larangan mudik lebaran, Sandi memperkirakan adanya lonjakan pengunjung selama libur lebaran.

Oleh karenanya, seluruh pihak, khususnya pihak pengelola destinasi wisata harus mengawasi penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

"Saya ingin mengingatkan bahwa dengan peniadaan mudik, maka destinasi-destinasi wisata di Provinsi Banten ini akan banyak mendapatkan limpahan kunjungan," papar mantan Wagub DKI Jakarta ini.

Merujuk hal tersebut, ia berharap agar pengembangan desa wisata dapat ditingkatkan. Sebab, bukan hanya bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat, tetapi juga dapat menjadi alternatif tujuan para wisatawan apabila destinasi wisata unggulan melebihi kapasitas kunjungan.

Baca juga: Dear Traveler Indonesia, Jalan-Jalan ke Turki Siapkan Asuransi Perjalanan Ya!

"Dengan begitu kita bisa mengarahkannya ke desa wisata, sehingga desa-desa wisata seperti agrowisata, eco tourism bisa meningkat. Saya akan mengunjungi Cikesik nanti, di sana juga bagian daripada pengembangan desa wisata," ujarnya.

Menutup dialog, Sandi menyampaikan harapannya agar seluruh pihak dapat menekan angka penularan covid-19 lewat protokol kesehatan yang ketat dan disiplin. Selain itu, langkah 3T, yakni testing, tracing dan treatment, dan vaksinasi harus terus digenjot guna mengakhiri pandemi covid-19.

"Semua ini kita lakukan supaya pariwisata dan ekonomi kreatif bisa menjadi bagian lokomotif untuk membangkitkan dan memulihkan agenda pembangunan kita," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini