Dairi Siapkan Sejumlah Program Pengembangan Ekowisata Kawasan Silalahi

Antara, Jurnalis · Rabu 07 April 2021 20:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 406 2390758 dairi-siapkan-sejumlah-program-pengembangan-ekowisata-kawasan-silalahi-jfBL0T8yUl.jpg Kampung Tigirihit di pinggir Danau Toba, Sumatera Utara (Kemenparekraf)

PEMKAB Dairi, Sumatera Utara, menyiapkan sejumlah program dalam pengembangan ekowisata di kawasan Silalahi yang merupakan bagian dari kawasan Danau Toba untuk lebih menarik minat wisatawan datang berwisata ke daerah itu.

Bupati Dairi Eddy Berutu di Sidikalang, Rabu (7/4/2021), mengatakan, wilayah Kabupaten Dairi merupakan salah satu bagian dari Kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba.

Baca juga:  Gili Trawangan hingga Pantai Pink, Deretan Tempat Wisata Paling Instagramable

"Untuk mendukung hal tersebut program ekowisata akan dirancang karena tentunya akan menjadi salah satu daya tarik untuk mendatangkan wisatawan," katanya.

 

Dalam pengembangannya sebagaimana yang telah direncanakan termasuk diusulkan ke pemerintah pusat, ekowisata di Kawasan Silalahi akan memiliki beberapa atraksi yang dapat dinikmati pengunjung.

Di antaranya kawasan bumi perkemahan Silalahi (camping ground), wisata belanja dan kuliner, panggung budaya serta outbond.

Baca juga:  Sandiaga Uno Minta Desa Wisata di KEK Tanjung Lesung Ditambah

Pemkab Dairi saat ini juga sedang mengupayakan pengembangan potensi investasi perindustrian di wilayah Kabupaten Dairi yang didominasi Industri Rumah Tangga (home industri).

Sehingga mampu menghasilkan produk unggulan yang berdaya saing meliputi Industri Ulos di Kecamatan Silalahi dan Industri Pengolahan Kopi Bubuk dari berbagai merek lokal.

Salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Dairi melalui Dekranasda Dairi yakni pendampingan dan pembinaan yang berkelanjutan kepada para pengrajin Ulos di Silalahi dalam peningkatan nilai tambah tenun ulos dengan konsep eco-fashion.

 ilustrasi

"Ulos akan dikembangkan bukan hanya untuk kebutuhan adat, tetapi mengarah kepada fashion dan souvenir yang ramah lingkungan, karena sudah menggunakan pewarna alami yang berasal dari tumbuh-tumbuhan," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini