Singgah ke Masjid Tertua di Manado Usianya Sudah 2 Abad

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Rabu 07 April 2021 17:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 408 2390637 singgah-ke-masjid-tertua-di-manado-usianya-sudah-2-abad-lSR1RYqvHt.jpg Masjid Agung Manado. (Foto: YouTube reyky landje)

MASJID Agung Awwal Fathul Mubien disebut-sebut sebagai masjid tertua di Kota Manado. Wisatawan bisa mampir bila berkunjung ke ibu kota Sulawesi Utara ini.

Alamat masjid ini berada di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Islam, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Sulawesi Utara. Didirikan pada tahun 1770, masjid ini merupakan yang pertama sekaligus tertua yang berdiri di Kota Manado.

Yuk simak fakta menarik masjid ini yang dilansir Okezone dari berbagai sumber.

Baca Juga: Mudik Lebaran Dilarang, Khofifah: Bisa Silaturahim Secara Daring

Tempat singgah pendatang muslim

 masjid

Masjid berusia 2 abad ini dulunya sebagai lokasi tempat ibadah pertama para saudagar dari Makassar, Ambon, dan Maluku yang transit di Kota Manado. Karena semakin banyaknya jumlah muslim yang menetap, maka pedagang-pedagang sekaligus pekerja muslim berniat untuk membangun perkampungan bagi orang-orang Muslim di Manado.

Keinginan mereka baru bisa terealisasi sekira 1770 atau 10 tahun kemudian. Itupun dengan persetujuan pemerintah Belanda yang memilih lokasi kosong dan layak untuk dihuni, yakni ujung Utara Manado, kala itu bernama Kampung Suraya. Kampung itulah kemudian menjadi tempat bagi pendatang komunitas muslim dalam melangsungkan hidup dan kehidupannya.

Dulunya tak semegah sekarang

Masjid ini dulunya berbentuk sederhana dengan dinding bambu dan pondasi batu karang. Kemudian, pada 1830, masjid ini dipugar dengan ukuran bangunan 8x8 meter persegi, yang dibangun dengan dinding papan, dengan pondasi campuran kapur dan teras.

Pada 1967 dan 1995, bangunan masjid ini dipugar kembali sehingga memiliki luas 25x25 meter persegi dan dapat menampung hingga 800 jemaah. Fasilitas yang dimiliki oleh masjid ini meliputi sarana beribadah seperti tempat wudhu, ruang untuk sholat yang lebar hingga taman. Setiap harinya, banyak warga Manado yang datang untuk beribadah di masjid ini.

“Karena mengalami beberapa kali pemugaran, bangunan masjid ini tidak terlihat seperti bentuk awalnya. Namun, para pengurus masjid masih mempertahankan satu bentuk fisik, yakni mimbar tempat khotib berkhutbah yang sampai sekarang masih berdiri kokoh walaupun sudah berusia dua abad,” tandas Ketua DKM Masjid Awwal Fathul Mubien kepada Sindonews.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini