Taiwan Gelar Pameran Budaya Islam, Apa Saja yang Ditampilkan?

Antara, Jurnalis · Jum'at 09 April 2021 22:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 09 406 2392215 taiwan-gelar-pameran-budaya-islam-apa-saja-yang-ditampilkan-LDIIgZ5Mxr.jpg Taiwan (Foto Syndrome)

PEMERINTAH Taiwan akan menyelenggarakan acara Pameran Budaya Islam di National Dr. Sun Yat-sen Memorial Hall di Taipei pada 9-18 April 2021, untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Taiwan tentang budaya Islam.

Hal itu disampaikan dalam keterangan tertulis dari kantor dagang dan ekonomi Taiwan (TETO) di Jakarta, Jumat (9/4/2021).

Baca juga:  Tawarkan Wisata Halal, Taiwan Destinasi Ramah bagi Turis Muslim

Acara pameran budaya Islam itu diselenggarakan secara bersama oleh Departemen Luar Negeri Taiwan, Chinese Muslim Association, National Dr. Sun Yat-sen Memorial Hall, serta lembaga-lembaga perwakilan dari Indonesia dan beberapa negara lain.

Terdapat empat tema utama pameran tersebut, yaitu kaligrafi Arab, artefak Islam, arsitektur Islam (masjid terkenal), dan Islam di Taiwan.

 

Dalam pameran tersebut juga akan ada kegiatan pengalaman budaya Islam yang diadakan di luar ruangan National Dr. Sun Yat-sen Memorial Hall dari 17 sampai 18 April.

Selama penyelenggaraan pameran budaya Islam itu, masyarakat di Taiwan dapat menyaksikan langsung pertunjukan kaligrafi Arab, serta menikmati buka puasa dan bersama-sama dengan mencicipi jajanan halal setelah maghrib.

Baca juga:  Mulai 1 Mei, Turis Masuk Singapura Wajib Pakai IATA Travel Pass

Di Taiwan, terdapat lebih dari 200.000 warga asing Muslim yang datang ke Taiwan karena berbagai faktor, seperti pernikahan, pekerjaan, dan pendidikan; dan juga terdapat sekitar 50.000 warga Muslim Taiwan.

Budaya Muslim dan budaya Taiwan telah lama terintegrasi dengan erat.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Taiwan, hotel besar, restoran, dan tempat wisata juga aktif menciptakan Taiwan sebagai lingkungan yang ramah bagi pelancong Muslim.

Taiwan juga menduduki peringkat ketiga dalam Indeks Perjalanan Muslim Global (GMTI).

Banyak institusi medis di Taiwan telah memperoleh sertifikasi "lingkungan ramah Muslim".

Selain itu, banyak rumah sakit telah merancang berbagai pilihan makanan halal dan memberikan berbagai pendidikan dan pelatihan untuk membantu staf medis Taiwan memahami budaya Muslim dan meningkatkan kualitas pelayanan perawatan medis pasien Muslim.

 Ilustrasi

Kebebasan beragama dan toleransi terhadap keberagaman adalah salah satu ciri masyarakat Taiwan.

Sejauh ini keberhasilan Taiwan dalam memerangi pandemi COVID-19 telah diakui oleh dunia.

Hingga 7 April tahun ini, total kasus COVID-19 yang terkonfirmasi di Taiwan adalah 1.050 orang, dengan jumlah korban jiwa 10 orang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini