Hutan Ini Punya Bentuk Wajah Tersenyum, Fenomena Alam?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 09 April 2021 16:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 09 408 2391924 hutan-ini-punya-bentuk-wajah-tersenyum-fenomena-alam-7HQz13227P.jpg Bukit tersenyum di AS. (Foto: Skogsforum)

MENGEMUDI di Hutan Oregon, Amerika Serikat, Anda akan disuguhi pemandangan unik. Ada bentuk bukit hijau yang membentuk formasi seperti wajah tersenyum.

Bukit itu berada di sepanjang rute 18 Oregon, Amerika Serikat. Pemandangan ini akan ada pada musim gugur dan awal Desember.

Ya, pemandangan tersebut terlihat seperti wajah raksasa yang sedang tersenyum dan memandang siapapun yang melintas dari lereng bukit yang tertutup hutan. Lokasi spot menarik ini terletak sekitar 25 mil di rute 18 Oregon antara Willamina dan Grand Ronde.

Wajah tersenyum Oregon yang sekarang menjadi terkenal baru akan muncul setiap musim gugur. Sebab warna pepohonan yang membentuknya mulai berubah warna.

 bukit

(Foto: Instagram euronewsliving)

Baca Juga: Sulitnya Melamar Jadi Pramugari, Ketahuan Punya Tato dan Bekas Luka Bisa Ditolak

Diameter wajah tersenyum ini sekitar 300 kaki, dan terdiri dari dua jenis tumbuhan yang berbeda. Satu tanaman yang berubah warna di musim gugur, sementara satu tanaman lain tetap ada di sepanjang tahun. Fenomena ini pun menjadi sangat populer di pedesaan Polk County Oregon.

Dilansir dari Oddity Central, Jumat (9/4/2021), diprediksi tumbuhan-tumbuhan ini akan terus membuat wajah tersenyum selama 30-50 tahun ke depan sampai pepohonan siap untuk dipanen.

Kisah wajah tersenyum Oregon berawal pada 2011, ketika perusahaan Hampton Lumber memutuskan untuk membuat desain pohon yang populer, selama operasi reboisasi. Mereka menggunakan cemara Douglas untuk mata dan mulut wajah tersenyum, dan larch untuk badan desain.

Tidak seperti kebanyakan tumbuhan runjung lainnya, larch kehilangan jarumnya dan berubah menjadi kuning di musim gugur. Ide untuk membuat wajah tersenyum ini dimulai dari David Hampton dan mantan manajer hutan, Dennis Creel.

“Ketika kami memanen tempat tersebut, kami tahu daerah itu sangat terlihat oleh orang-orang yang melakukan perjalanan di Highway 18 sehingga David dan Dennis melihat kesempatan untuk bersenang-senang,” kata juru bicara Hampton Kristin.

Mereka menggunakan tali untuk mengukur lingkaran dan mata serta mulutnya ditriangulasi dari titik tersebut. Tentunya desain wajah tersenyum bukanlah metode reboisasi paling efisien yang pernah dilakukan. Sebab dengan perencanaan dan penanaman butuh waktu sekitar satu minggu untuk menyelesaikannya.

Wajah tersenyum Oregon mungkin mulai kehilangan bagian tepinya seiring berjalannya waktu, tetapi para ahli di Hampton Lumber mengatakan itu akan tetap sangat jelas setidaknya selama satu dekade lagi.

Kemudian, dalam 30 hingga 50 tahun selanjutnyan, pohon-pohon itu akan dipanen dan diubah menjadi kayu di penggergajian kayu di Willamina dan Tillamook. Namun, untuk saat ini, wajah tersenyum membantu menghibur penduduk setempat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini