Pulau Tabuhan, Tempat Instagramable di Ujung Banyuwangi

Fatha Annisa, Jurnalis · Sabtu 10 April 2021 06:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 09 408 2392294 pulau-tabuhan-tempat-instagramable-di-ujung-banyuwangi-zqmEfp1LvH.jpg Pulau Tabuhan. (Foto: Instagram harivalyazuka)

BANYUWANGI punya ragam wisata yang bermacam-macam. Di ujung utara wilayahnya, tepatnya di perairan selat Bali, terdapat sebuah pulau kecil bernama Pulau Tabuhan.

Pulau tidak berpenghuni yang memiliki bentang alam menawan. Dari Pantai Watudodol, siapa saja bisa melihat keberadaan sebuah pulau berwarna kehijauan di tengah birunya laut itu.

Meskipun tidak seberapa luas, banyak orang rela menyebrangi laut untuk sampai di pulau ini karena pasir putih dan air lautnya yang jernih. Ditambah lagi, Pulau Tabuhan masih tergolong sepi. Dengan rimbunnya pepohonan di sana dan suasana yang tenang, siapa yang tidak tertarik untuk menghabiskan waktu di Pulau Tabuhan?

 Labuan

(Foto: Instagram lubby.ghifarry)

Mengutip dari laman resmi BAPPEDA, Pulau Tabuhan berasal dari bahasa daerah Banyuwangi yaitu tetabuhan yang berarti musik, karena di pulau ini anginnya sangat kencang dan berisik seperti musik. Pada awalnya pulau ini digunakan tentara Jepang sebagai tempat mata-mata. Oleh karenanya, di sana ada mercusuar peninggalan masa penjajahan Jepang yang masih berdiri dan sengaja dipertahankan.

Untuk sampai ke Pulau Tabuhan, pengunjung hanya perlu menyewa perahu boat milik nelayan di titik-titik sandaran kapal seperti Pantai Grand Watudodol, Bangsring Underwater, dan Pantai Kampe. Tarif yang dipatok untuk satu perahu adalah Rp600.000-Rp800.000 untuk maksimal 10 penumpang. Harga tersebut sudah termasuk fasilitas ABK dan pelampung. Perjalanan yang ditempuh kurang lebih 20 menit.

Jika berkesempatan mengunjungi Pulau Tabuhan, Okezone punya beberapa rekomendasi aktivitas yang bisa dilakukan di sana. Berikut ulasannya:

Bersantai

Pengunjung Pulau Tabuhan masih tergolong sedikit. Hal ini membuat keasrian pulau terjaga dengan baik. Suasana tenang dan tentram pun dapat dirasakan di sana. Sambil merebahkan tubuh di atas pasir putih di bibir pantainya, pengunjung bisa mendengar suara gemercik air laut, menikmati semilir angin menerpa wajah, dan menenangkan pikiran.

Bisa juga duduk manis di bawah pepohonan di tengah pulau bersama sanak keluarga maupun kerabat sambil berbincang atau bercanda.

Snorkeling

Ombak di Pulau Tabuhan terbilang cukup tenang. Kehidupan bawah laut di sekitar perairan Pulau Tabuhan juga menarik untuk diintip. Perlengkapan snorkeling dapat disewa di sana dengan harga sekitar Rp25.000 per orang. Namun, para wisatawan harus berhati-hati dengan karang dan bulu babi, ya.

Berfoto

Tabuhan

 (Foto: Instagram afifa_imani)

Keindahan Pulau Tabuhan sayang sekali kalau tidak diabadikan dengan lensa kamera. Terdapat banyak spot yang cocok sekali untuk dijadikan tempat berfoto, contohnya reruntuhan bangunan. Jika air laut sedang surut, biasanya pengunjung akan berdiri di atas reruntuhan bangunan tersebut. Pengunjung bisa juga foto di sisi timur pulau dengan latar belakang laut biru dan Pulau Bali.

Camping dan melihat sunrise dan sunset

Jika beberapa jam singgah di Pulau Tabuhan tidak cukup memuaskan, pengunjung dapat bermalam di sana. Karena tidak adanya fasilitas penunjang berupa penginapan, Anda bisa mendirikan tenda di sekitar pulau.

Anda akan dibuat kagum dengan pesona matahari terbenang dan terbit di Pulau Tabuhan. Saat malam sudah tiba, Anda dan orang terdekat dapat membuat api unggun. Duduk melingkarinya sambil bersenda gurau.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini