Ngarai Sianok Maninjau Diusulkan Jadi Unesco Global Geopark

Antara, Jurnalis · Minggu 11 April 2021 09:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 11 406 2392731 ngarai-sianok-maninjau-diusulkan-jadi-unesco-global-geopark-nR5Q2zFwO2.JPG Menteri PPN, Suharso Monoarfa saat meninjau Geopark Ngarai Sianok Maninjau (Foto: Antara)

MENTERI Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Suharso Monoarfa mendukung kawasan Geopark Nasional Ngarai Sianok Maninjau menjadi Unesco Global Geopark. Hal itu lantaran ia sangat mengagumi keindahan yang dimiliki kawasan wisata tersebut.

"Saya mengagumi keindahan Ngarai Sianok dan perkembangan Kota Bukittinggi saat ini, dan mendukung untuk menaikkan status kawasan ini menjadi kawasan dunia dengan mengusulkan kembali menjadi kawasan Unesco Global Geopark," kata dia di sela kunjungan kerjanya didampingi Wali Kota Bukittinggi Erman Safar.

Menteri Suharso juga mengatakan perlu penambahan tempat sampah di tengah kota dan pengurangan penggunaan kantong plastik dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Sandiaga Uno Isyaratkan Berbagai Event Bisa Digelar Asal dengan Prokes Ketat

“Saya mengusulkan agar di sini kita tidak lagi menggunakan kantong plastik, hal ini juga akan membantu promosi daripada geopark sendiri, karena yang kita jual di sini adalah lingkungan yang luar biasa ini," ujarnya.

Kunjungan Suharso bersama rombongan dalam rangka peninjauan Geopark Nasional Ngarai Sianok Maninjau tersebut disambut hangat oleh Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar dan Sekda beserta Kepala SKPD terkait di Taman Panorma dan Lobang Jepang.

Wali Kota Erman Safar menjelaskan, kondisi Kota Bukittinggi serta memperkenalkan Geopark Nasional Ngarai Sianok Maninjau yang telah ditetapkan dan diakui menjadi kawasan Geopark Nasional berdasarkan Keputusan Komite Nasional Geopark Indonesia bersama dengan 8 kawasan geopark lainnya secara nasional.

Status Geopark diinisiasi oleh Kemenkomaritim serta upaya ke depannya untuk menuju Unesco Global Geopark. Di samping itu Erman juga menjelaskan upaya untuk lebih menguatkan konsep objek wisata Ngarai Sianok sendiri.

“Ngarai Sianok ini akan menjadi objek wisata yang akan kita optimalkan di malam hari, akan ada beberapa penambahan penguatan konsep semacam video mapping, dinding-dinding ngarai ini setiap akhir pekan akan ditembak dengan video mapping dengan membuat video tentang sejarah pembentukan ngarai dan Kota Bukittinggi," ujar Erman.

Ngarai Sianok dan Lobang Jepang adalah objek wisata utama di Bukittinggi yang menyatu dalam satu kawasan Taman Panorama .

Lobang Jepang sendiri merupakan saksi sejarah negara Indonesia yang pengerjaannya dilakukan di jaman Jepang dengan cara kerja paksa yang dikenal dengan istilah Romusha.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini