Masjid yang Ditutup karena Kasus Samuel Paty Akhirnya Buka Lagi

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Senin 12 April 2021 04:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 11 406 2392941 masjid-yang-ditutup-karena-kasus-samuel-paty-akhirnya-buka-lagi-BkEtS61Iz6.JPG Masjid Pantin di Paris akhirnya kembali dibuka (Foto: Reuters)

SEBUAH masjid di Paris, Prancis kembali dibuka pada hari Jumat setelah enam bulan ditutup, Masjid itu sebelumnya ditutup oleh otoritas Prancis sebagai bagian dari tindakan tegas terhadap muslim Prancis, menyusul pembunuhan seorang guru yang menunjukkan karikatur Nabi Muhammad di kelas saat mengajar.

“Sekitar 200 jamaah kembali untuk Salat Jumat di Masjid Agung Pantin yang berkapasitas 1.300 orang,” kata seorang koresponden Agence France-Presse (AFP) yang dilansir dari Daily Sabah.

Polisi Prancis melancarkan serangkaian penggerebekan yang menargetkan muslim terutama di wilayah Paris. Serangan tersebut dilancarkan setelah pembunuhan Samuel Paty dan memerintahkan penutupan Masjid Pantin.

Masjid di pinggiran Seine-Saint-Denis, timur laut Paris yang padat itu telah membagikan video di halaman Facebook-nya, beberapa hari sebelum kematian Paty.

Baca juga: Tubuh Perempuan Cantik Ini Penuh Goresan Usai Pose di Kebun, Dicakar Jin?

Komunitas masjid itu mengkritik Paty karena telah membagikan gambar-gambar menghina Nabi Muhammad. Belakangan Paty dibunuh oleh seorang remaja asal Chechnya dan telah ditembak mati polisi.

Polisi memasang pemberitahuan penutupan di dekat masjid ketika pihak berwenang berjanji untuk mengambil tindakan keras terhadap dugaan radikalisme pengkhutbah itu, yang menurut pemerintah merupakan ancaman bagi keamanan Prancis.

Perintah enam bulan penutupan dengan 'tujuan tunggal' untuk mencegah tindakan terorisme dikeluarkan oleh kepala departemen Seine-Saint-Denis.

Imam masjid mengundurkan diri setelah pembunuhan Paty, sementara pemimpin masjid, Mohammed Henniche juga mengundurkan diri. Henniche menyatakan penyesalannya karena membagikan video tersebut di media sosial.

Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin mengkondisikan pembukaan kembali masjid tersebut setelah direktur dan imam tersebut pergi. Pada awal Maret, Darmanin mengatakan bahwa 89 masjid akan diperiksa.

Sekadar diketahui, Prancis menjadi rumah bagi populasi muslim terbesar di Eropa, dan Islam adalah agama terbesar kedua yang dipraktikkan di negara itu setelah Katolik.

Komunitas internasional dikejutkan oleh penikaman dua orang di luar bekas kantor Charlie Hebdo pada September 2020, pemenggalan kepala Paty pada 16 Oktober, dan pembunuhan brutal terhadap tiga orang di dalam Basilika Notre Dame Nice pada 29 Oktober.

Serangan tersebut mendorong pejabat Prancis untuk mencari 'kambing hitam' dan komunitas muslimlah yang menjadi sasaran.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini