Simpanse Mati Mendadak, Kebun Binatang Sydney Tutup Sementara

Suci Wulandari Putri, Jurnalis · Senin 12 April 2021 12:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 12 406 2393155 simpanse-mati-mendadak-kebun-binatang-sydney-tutup-sementara-81Ir9g5jJb.JPG Petugas Sydney Zoo berupaya mengevakuasi seekor simpanse yang mati mendadak (Foto: ABC News)

KEBUN Binatang Sydney, Australia terpaksa ditutup untuk sementara sejak 9 April lalu guna melakukan penyelidikan menyusul ditemukannya seekor simpanse yang mati mendadak.

Simpanse berusia 10 tahun bernama Mogli itu ditemukan mati di kolam sekitar pukul 10.30 pagi waktu setempat. Kabar kematian itu menjadi hari menyedihkan bagi pihak kebun binatang.

Mogli kemudian dibungkus terpal, kemudian diangkut dan dipindahkan ke gudang besar di dalam markas Bungarribee kebun binatang, di barat Sydney.

Baca juga: Mantan Pramugari Ini Ungkap Rute Penerbangan Paling Tidak Disukai

Pihak kebun binatang masih menyelidiki dan akan membuat pernyataan lebih lanjut setelah mengumpulkan lebih banyak informasi.

Proses Evakuasi Simpanse Mati

(Foto: ABC News)

"Kami ingin memastikan bahwa laporan media tentang hewan yang melarikan diri adalah palsu," kata Manajer Kebun Binatang Sydney, Lisa Christie, menukil laman ABC News.

Banyak pengunjung yang tengah mengantre di luar pintu masuk utama tidak menyadari kejadian ini. Padahal beberapa meter dari sana, penjaga tengah mengeluarkan tubuh simpanse dari kandang, yang merupakan bagian dari atraksi 'primate boulevard' di kebun binatang.

Salah seorang pengunjung, Maria Abaya mengatakan, rumor tentang hewan yang lepas telah menyebar di kerumunan. Ia mendengar kabar adanya hewan yang lepas. Namun ia terkejut sekaligus sedih ketika mengetahui bahwa seekor simpanse di sana mati.

Lain halnya dengan Vu Nguien, ia mengatakan bahwa keluarganya telah mengantre selama lebih 30 menit dan ingin masuk, namun tidak mengetahui kabar kematian simpanse itu.

Simpanse yang berasal dari bagian tengah dan barat Afrika ini biasanya hidup selama lebih dari empat dekade. Kematian simpanse ini merupakan kali kedua dalam kurun waktu 12 bulan terakhir setelah kematian seekor jerapah berusia tiga tahun yang mati karena penyakit usus pada Juni tahun lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini