Belasan Anak Penguin Terdampar di Pantai Akibat Cuaca Buruk

Natalia Christine, Jurnalis · Selasa 13 April 2021 12:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 13 406 2393751 belasan-anak-penguin-terdampar-di-pantai-akibat-cuaca-buruk-fcrMTGTPPl.JPG Penguin kecil terdampar di pantai akibat cuaca buruk (Foto: 9News)

BELASAN anak penguin terdampar di Pantai Victoria, Australia akibat kondisi cuaca buruk selama akhir pekan. Pihak berwajib bersiaga untuk menangani beberapa kasus penguin kecil yang telah terluka sebelumnya.

Satuan Tanggap Laut Kebun Binatang Melbourne berhasil menyelamatkan 13 ekor penguin, namun sayangnya enam penguin gagal diselamatkan hingga akhirnya mati. Pihak Taman Alam Pulau Phillip membawa anak penguin kecil yang tersisa untuk kemudian merawatnya.

Petugas Teknis Penelitian Taman Alam Pulau Phillip, Paula Wasiak mengatakan, walaupun sangat menyedihkan melihat anak penguin yang masih kecil dalam kesulitan, ini adalah kejadian yang normal pada saat saat seperti ini dalam setahun.

Baca juga: Intip Potret Liburan Eva Elfie, Bintang Porno Rusia yang Dikerumuni Pria di Bali

Penguin Terdampar

(Foto: 9News)

“Hanya 18 persen anak penguin yang bertahan hidup di tahun pertama kehidupan mereka, dengan kelaparan menjadi penyebab utama kematian karena mereka tidak diajari oleh orang tua mereka untuk memberi makan,” kata Waisak menyitir laman 9News.

Sementara, Direktur Riset Taman Alam, Peter Dann yang telah memantau populasi penguin selama lebih dari 30 tahun mengatakan bahwa hewan tersebut cukup rentan hidup di tahun pertama.

Penguin-penguin kecil tersebut menjadi dewasa pada usia delapan hingga sebelas minggu dan seringkali hidup sendirian hingga mengalami kurangnya pengalaman yang menyebabkan kematian.

Sekadar informasi, pada akhir pekan lalu hujan salju sangat lebat turun di pegunungan Alpen dan gelombang besar menghantam pantai selatan.

Gelombang setinggi 15 meter tercatat di bagian barat Tasmania. Miriam Bradbury dari Biro Meteorologi berujar bahwa gelombang besar yang terjadi sepanjang tahun ini tak seperti biasanya.

“Terakhir kali kami melihat gelombang setinggi ini melalui Selat Bass barat adalah sekitar tahun 2011,” kata Bradbury.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini