Penerbangan Kuala Lumpur-Jeddah Segera Pakai IATA Travel Pass

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Rabu 14 April 2021 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 13 406 2394086 penerbangan-kuala-lumpur-jeddah-segera-pakai-iata-travel-pass-T9MwWZ06Py.jpg Bandara King Abdul Aziz di Jeddah, Arab Saudi (Saudi Gazette)

MASKAPAI Saudia Airlines akan menguji tiket perjalanan dan kesehatan digital yang dikembangkan oleh Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA). Program penggunaan IATA Travel Pass akan dicoba mulai pada 19 April 2021 di rute Kuala Lumpur ke Jeddah.

Pass adalah aplikasi seluler yang membantu penumpang untuk mengelola informasi dan dokumen perjalanan mereka secara sederhana dan aman, serta mematuhi semua persyaratan pencegahan resmi untuk mencegah penyebaran virus corona.

Baca juga: Maskapai Saudia Layani Lagi Penerbangan Internasional Ke-20 Kota Termasuk Jakarta

Selain detail penerbangan dan informasi pribadi, termasuk data paspor, aplikasi juga dapat menyimpan hasil tes COVID-19 yang diverifikasi dan bukti vaksinasi.

Hal Ini juga mencakup opsi untuk membagikan informasi yang diperlukan secara aman dengan laboratorium pengujian atau maskapai penerbangan.

Menurut IATA, pengguna aplikasi tidak perlu khawatir tentang keamanan datanya karena tetap rahasia dan disimpan dalam bentuk terenkripsi secara lokal di telepon. Jika aplikasi dihapus, data pengguna yang disimpan di dalamnya juga akan terhapus.

Tujuan aplikasi ini adalah untuk membantu memastikan penumpang mendapatkan pengalaman perjalanan yang aman dan lancar. Dan sebagai bagian dari upaya untuk memastikan kepulangan yang aman selama perjalanan internasional dan mendukung pemulihan sektor penerbangan dari efek pandemi.

Baca juga: Melihat Tradisi 'Munggahan' Sambut Ramadhan Diaspora Indonesia di Inggris Raya

Melansir Arab News, Selasa (4/2021), selama proses uji coba dan pengujian, IATA akan bekerja untuk mengembangkan aplikasi untuk digunakan di seluruh jaringan maskapai.

“Ini berita bagus. Saya berharap itu disetujui dan diterapkan pada semua penerbangan internasional, ”kata Abdullah Al-Muhsin, dari Riyadh.

“Sebagai individu yang divaksinasi, ini akan memudahkan saya untuk membuktikan kekebalan saya. Langkah ini mengundang orang untuk divaksinasi dan juga memastikan persyaratan kesehatan terpenuhi.”

Turki Khalaf, juga dari Riyadh juga mendukung semua kebijakan yang membuat hidup lebih mudah dan mengurangi biaya.

“Saya berharap langkah selanjutnya adalah kartu perjalanan kita menjadi penting juga, dan kita menjadi bebas dari kecemasan setiap kali kita pergi ke bandara, takut catatan kecil itu hilang, dicuri, atau rusak,” ujarnya.

Uji coba akan berlanjut hingga 17 Mei. Wisatawan didorong untuk menggunakan aplikasi meski itu bukan persyaratan. Selama masa uji coba, penumpang masih harus membawa dokumen tradisional, dalam bentuk cetak atau digital, yang menunjukkan hasil tes PCR oleh klinik resmi.

Hal ini karena otoritas imigrasi dan kesehatan mungkin memerlukannya. Selain itu, travel pass tidak menggantikan persyaratan perjalanan atau masuk yang ada di Arab Saudi, termasuk kepemilikan paspor dan visa yang masih berlaku.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini