Kemenparekraf Godok Platform Booking Online Fasilitasi Pelaku Parekraf

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 15 April 2021 14:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 15 406 2394917 kemenparekraf-godok-platform-booking-online-fasilitasi-pelaku-parekraf-EQbWsCXBKv.JPG Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf RI, Nia Niscaya (Foto: Instagram/@nianiscaya)

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) resmi menjalin kerjasama dengan PT Aero System Indonesia (ASYST) anak perusahaan Garuda Indonesia yang bergerak di bidang sistem informasi.

Kerjasama ini merupakan salah satu langkah strategis Kemenparekraf dalam menggeliatkan kembali industri pariwisata yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Sesuai dengan spesialisasi ASYST, bentuk kerjasama yang diusung berkaitan dengan perkembangan teknologi dan digital di sektor pariwisata.

Baca juga: Sandiaga Uno Ungkap Fakta Kondisi Pariwisata Indonesia yang Memprihatinkan

Secara rinci, ASYST telah menyiapkan sebuah platform booking online khusus yang terintegrasi dengan situs Indonesia.travel, milik Kemenperakraf.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Nia Niscaya mengatakan, kerjasama bertajuk Kolaborasi-Aksi ini juga menjadi wadah bagi para pelaku pariwisata Tanah Air untuk turut berkontribusi membantu pemerintah memulihkan perekonomian Nasional.

"Kolaborasi ini menunjukkan bahwa Kemenparekrafi tidak bisa bekerjasama sendiri tetapi harus berkolaborasi dan bersinergi dengan stakeholders lainnya, termasuk pelaku industri pariwisatq. Ini sesuai dengan arahan Pak Sandiaga Uno," terang Nia Niscaya saat ditemui di Gedung Sapta Pesona, Rabu kemarin.

Lebih lanjut, Nia menjelaskan, platform booking online yang tengah digodok ASYST dan pihaknya tak hanya menyediakan fitur booking tiket pesawat saja, tetapi juga beberapa mode transportasi, hotel, dan juga paket-paket wisata. Namun untuk saat ini, platform tersebut masih berfokus pada segmentasi pasar domestik.

"Untuk sekarang khusus domestik, sejalan fokus Kemenparekraf untuk menggarap pasar lokal. Lalu terkait tujuan kita melakukan kolaborasi ini, karena aksesbilitas adalah salah satu kunci utama pergerakan wistawan Nusantara. Jadi harus didukung dengan sistem yang memadai," terangnya.

"Platform digital ini juga akan diintegrasikan dengan platform kita di Indonesia.travel. Jadi nantinya kita sama-sama berpromosi, jadi lebih lengkap, tidak hanya sebagai look saja, tetapi juga bisa book dan pay. Jadi ketika wisatawan sudah terinspirasi untuk mengunjungi suatu destinasi, bisa langsung pay di situs yang sama," kata Nia.

Hal senada disampaikan President & CEO ASYST, Achmad Royhan. Ia mengatakan, keunggulan dari kolaborasi pihaknya dengan Kemenparekraf juga memungkinkan para pelaku UMKM untuk mempromosikan produk-produk unggalan mereka.

"Produk-produk UMKM juga bisa ikut onboarding. Karena platform ini bukan mencari untung, tetapi lebih ke solution provider dan terbuka dengan siapa yang ingin berkolaborasi. Misalnya dari pihak tour and travel. Mereka bisa join dan membuat program-program yang lebih fleksibel," ujar Royhan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini