Keajaiban Pantai Darah, Pemandangannya Menakjubkan

Suci Wulandari Putri, Jurnalis · Jum'at 16 April 2021 03:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 15 408 2395345 keajaiban-pantai-darah-pemandangannya-menakjubkan-W20vgShQIE.jpg Red beach. (Foto: Atlasobscura/Jia Mi On/Flickr)

DI Panjin Shi, China, tepatnya di perairan dangkal Dawa County, terdapat hamparan perairan berwarna merah darah. Tempat tersebut bahkan dikenal dengan Pantai Merah oleh warga setempat.

Warna merah ini bukan berasal dari warna air maupun warna bunga, melainkan dari rerumputan merah yang tumbuh subur hingga menutupi permukaan air. Rerumputan di sini tidak tumbuh di atas pantai, melainkan di atas rawa-rawa.

Baca Juga: Cerita Pramugari Anisa Fajar Bertugas saat Puasa, Telat Makan Sampai Asam Lambung Kambuh

pantai

Disebut pantai, karena warna merah dari rerumputan ini secara keseluruhan hampir menutupi permukaan rawa. Jika dilihat dari ketinggian, rerumputan ini nampak seperti permadani raksasa yang menyelimuti rawa.

Dikutip dari Atlas Obscura, pesona warna merah rumput ini sebenarnya ialah Chenopodium (Anggota Amaranthaceae). Spesies ini unik, karena dapat tumbuh subur di tanah alkali, atau tanah manis.

Jika berkunjung ke sana, Anda akan melihat pemandangan burung bangau yang terbang dan berkeliaran di rawa-rawa. Oleh karena itu bentang alam ini juga disebut sebagai ‘rumah burung bangau’.

Burung bangau yang dimaksud bukan burung bangau berwarna hitam seperti biasanya, melainkan burung bangau mahkota merah, yang juga merupakan salah satu burung bangau paling langka di dunia. Burung bangau mahkota merah ini juga dikenal sebagai simbol keberuntungan, umur panjang dan kesetiaan.

Bentang alam ini dilindungi oleh pemerintah, jika anda berkunjung ke sana, anda dapat menikmati pemandangan yang indah sembari menyusuri jalan setapak dari kayu yang dipasang khusus membentang di atas rawa. Selain itu wisatawan juga dapat berswafoto guna mengabadikan momen mereka di sana.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini