Ubur-Ubur Beracun Paling Mematikan di Dunia Serang Pengunjung Pantai

Natalia Christine, Jurnalis · Jum'at 16 April 2021 15:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 16 406 2395545 ubur-ubur-beracun-paling-mematikan-di-dunia-serang-pengunjung-pantai-31VYJpLtWN.JPG Penampakan ubur-ubur beracun paling mematikan di perairan Sydney, Australia (Foto: Daily Mail)

KAWANAN ubur-ubur beracun yang terkenal sangat mematikan muncul di perairan Sydney, Australia. Nelayan bernama Yacov Lewin merekam setidaknya lima ekor ubur ubur kotak sedang asyik berenang di Teluk Yowie di Port Hacking di selatan Sydney pada Kamis pagi.

Dianggap sebagai hewan laut paling berbisa di dunia, sengatan ubur-ubur kotak dapat menyebabkan kelumpuhan, serangan jantung, dan bahkan kematian pada manusia.

Sejumlah orang yang mengomentari rekaman video milik Yacov memercayai bahwa hewan itu adalah ubur-ubur jimble, yang lebih sering ditemukan di Sydney Harbour dibandingkan ubur-ubur kotak, dan keduanya sama sama memiliki sengatan yang bisa merenggut nyawa.

Baca juga: Kapal Ini Akhirnya Kembali Setelah 18 Bulan Menghindari Corona di Kutub Selatan

Tommy Johnson, yang sempat berenang bersama keluarganya di Patterson's Point di Cape York pada akhir Februari bahkan menjadi korban sengatan ubur-ubur kotak. Ia dilarikan ke Rumah Sakit Townsville dalam kondisi kritis. Namun sayang, Tommy hanya bertahan selama tiga hari, dan nyawanya tidak dapat tertolong.

Terdapat 80 kasus kematian yang disebabkan oleh ubur ubur kotak yang tercatat di perairan Australia sejak tahun 1880. Kematian Tommy mendorong dewan lokal dan otoritas kesehatan untuk mengeluarkan peringatan kepada penduduk setempat dan turis untuk menjauhi perairan mulai dari bulan Oktober hingga Mei.

Lisa Schroder merupakan salah satu korban selamat dari sengatan ubur ubur kotak pada bagian atas kaki kanannya saat sedang mendayung bersama suami dan anaknya di Pantai Pallarenda di Townsville, pada Minggu pekan lalu.

Ia mengatakan, rasa sakit akibat sengatan ubur-ubur itu sangat menyiksa sehingga ia ingin muntah setelah tentakel berbisa melilitnya.

“Kami menyiram sengatan dengan cuka, pada tahap ini saya menangis dan gemetar,” katanya kepada Buletin Townsville seperti dilansir dari Daily Mail.

Tak hanya itu, Lisa juga mengalami luka di tangannya saat sedang melepaskan tentakel tersebut.

Sekadar diketahui, ubur-ubur kotak berbentuk kubus dengan tentakelnya dapat tumbuh hingga tiga meter. Hewan ini dapat berenang tanpa harus bergantung pada arus, tidak seperti ubur ubur lainnya, dan juga memiliki gugusan mata di setiap sisinya.

Perenang dapat menghindari sengatan dengan mengenakan pakaian pelindung sengat seperti pakaian selam atau tetap berada di luar air jika mereka tidak memiliki pakaian pelindung.

“Jika Anda tidak memiliki pakaian pelindung dan Anda tahu mungkin ada sengat atau ubur-ubur di dalam air, jangan masuk,” ujar Direktur Layanan Medis Torres and Cape Hospital, Dr. Marlow Coates.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini