Kawasan Bekas Tsunami Palu Jadi Destinasi Favorit Ngabuburit

Antara, Jurnalis · Sabtu 17 April 2021 16:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 17 406 2396169 kawasan-bekas-tsunami-palu-jadi-destinasi-favorit-ngabuburit-q392pfsjcl.jpg Warga ngabuburit di Pantai Teluk Palu di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Antara)

KAWASAN bekas tsunami di Kelurahan Talise, Kota Palu, Sulawesi Tengah menjadi destinasi favorit warga, baik dari dalam maupun luar ibu kota provinsi Sulawesi Tengah untuk menunggu waktu berbuka puasa saat sore (ngabuburit) setiap hari selama bulan suci Ramadhan.

Sambil ngabuburit, pengunjung tidak lupa mengabadikan momen dengan berswa foto bersama teman, kerabat, keluarga dan pasangan. Eks Masjid Terapung yang menjadi saksi bisu bencana kelam itu juga menjadi daya tarik pengunjung untuk ngabuburit di sana.

Baca juga: 4 Tempat Ngabuburit di Surabaya, Asyik Buat Nunggu Bedug Magrib

"Di sini enak ngabuburit apalagi ditambah dengan pemandangan alam yang sangat indah sehingga tidak terasa sudah masuk waktu berbuka puasa," kata salah satu pengunjung asal Kabupaten Parigi Moutong Rahmawati, Jumat petang.

Menurutnya, tidak banyak tempat ngabuburit di Provinsi Sulteng bahkan di luar Sulteng yang menyajikan pemandangan alam seindah di kawasan Pantai Teluk Palu yang pernah dihantam tsunami.

"Pemandangan lima dimensi berupa laut, sungai, teluk, lembah dan gunung dapat dinikmati warga gratis di sini bekas tsunami sini," ujarnya.

Sama halnya dengan Sandi, warga asli Kota Palu itu mengaku lebih suka ngabuburit di kawasan pantai di bekas tsunami Kelurahan Talise dari pada di tempat lain seperti di bukit, warung kopi (warkop) maupun kafe.

Baca juga: Pedagang Serbu Kawasan Wisata Religi Palu, Bisa Shopping Nih

"Lebih enak ngabuburit di pantai sini (kawasan bekas tsunami). Sambil tunggu waktu berbuka puasa, bisa menikmati embusan angin laut sambil melihat nelayan melaut, memancing ikan dan ombak lautnya," ucapnya.

Menurutnya tidak banyak spot wisata di Indonesia yang pernah ia kunjungi menyajikan pemandangan alam seindah Kota Palu.

Biasanya, lanjutnya, destinasi wisata di daerah lain hanya menyajikan pemandangan laut atau gunung atau lembah atau teluk saja.

"Tapi di kawasan bekas tsunami ini semua ada. Kita bisa menikmati semuanya. Satu kali memandang langsung lihat laut, teluk, sungai, gunung dan lembahnya," ujarnya.

ilustrasi

Sebagaimana diketahui, Kota Palu diterjang tsunami pada 28 September 2018 usai gempa M7,4. Bencana itu menewaskan lebih 3 ribu orang dan merusak puluhan ribu bangunan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini