Strategi Baru Mempromosikan Keunikan Air Terjun Lubuk Nyarai

Antara, Jurnalis · Minggu 18 April 2021 05:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 17 406 2396333 strategi-baru-mempromosikan-keunikan-air-terjun-lubuk-nyarai-M8o6YX299Z.jpg Air terjun Nyarai di Padang Pariaman, Sumatera Barat (ksmtour.com)

UNIVERSITAS Bung Hatta (UBH) Kota Padang, Sumatera Barat, mempromosikan objek wisata air terjun Lubuk Nyarai melalui program pemberdayaan kampus.

Ketua Tim Pemberdayaan Prof Diana Kartika di Padang, Sabtu (17/4/2021), mengatakan sebanyak 17 mahasiswa dan dosen program studi Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Bung Hatta mengadakan kegiatan pemberdayaan di Kawasan Objek Wisata Air Terjun Lubuk Nyarai Lubuk Alung di Kabupaten Padang Pariaman

Ia mengatakan air terjun Nyarai merupakan salah satu destinasi wisata alam yang tidak hanya dikenal oleh wisatawan nasional tapi juga wisatawan mancanegara.

Baca juga: 5 Air Terjun Ini Bisa Jadi Destinasi Wisata Unggulan Bengkulu

Menurut dia pesona alam dan keindahan air terjunnya sangat memikat yang menjadi salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Padang Pariaman.

“Kami ingin meningkatkan kapasitas pengelola air terjun dengan serangkaian kegiatan pelatihan Bahasa Jepang dan digital marketing. Kegiatan ini menjadi bagian dari program Pemberdayaan Guide Digital Wisata Alam terhadap kelompok masyarakat daerah Wisata Air Terjun Lubuk Nyarai yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Sastra Jepang Universitas Bung Hatta," kata dia.

Ia mengatakan target kegiatan ini untuk mempromosikan keunikan wisata Air Terjun Lubuk Nyarai melalui media sosial.

 Baca juga: Situs Perang Dunia II di Tarakan Dipercantik agar Wisatawan Terpikat

Kemudian pengelola yang terjun memandu wisatawan berbahasa Jepang yang standar dan sederhana.

"Ini diharapkan dapat menarik wisatawan dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat serta penerapan area wisata berbasis CHSE (cleanliness, health, safety, environment sustainability) dapat terus dijaga terlebih kondisi pandemik COVID-19 ini," kata dia

Ia mengatakan untuk tahap awal pihaknya telah memasang papan informasi petunjuk arah yang berisi kalimat motivasi berbahasa Jepang di beberapa titik selama jalur menuju lokasi air terjun serta meninjau posko, toilet hingga keadaan air terjun.

Sementara itu Ketua Program studi Sastra Jepang Oslan Amril mengatakan kegiatan pemberdayaan ini sebagai bentuk aplikasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat bagi dosen dan mahasiswa.

“Di samping itu ini juga implementasi dari program merdeka belajar kampus merdeka," kata dia.

Mahasiswa harus dilatih agar aktif bermasyarakat dan kuliah tidak hanya di ruang kelas saja, kegiatan pengabdian kepada masyarakat di alam terbuka ini pun dapat mengajarkan banyak hal.

 ilustrasi

Ia menjelaskan kurikulum Sastra Jepang Universitas Bung Hatta telah dirancang sedemikian rupa agar melahirkan lulusan yang siap memasuki dunia kerja atau membangun usaha secara mandiri.

Untuk sektor kepariwisataan pun, mahasiswa telah dibekali dengan mata kuliah terkait. Bahkan Universitas Bung Hatta menjadi lokasi Ujian Kemampuan Bahasa Jepang untuk wilayah Sumatera Bagian Tengah.

“Tentunya dengan pemberdayaan ini dapat menarik perhatian wisatawan lebih luas dan untuk menarik minat masyarakat sekitar lokasi air terjun dan wisatawan yang berkunjung untuk mengenai kelebihan belajar dan berkarir dengan bahasa Jepang,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini