Arab Saudi Tangguhkan Penerbangan hingga 17 Mei, Warga Gagal Mudik Lebaran

Suci Wulandari Putri, Jurnalis · Selasa 20 April 2021 00:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 19 406 2397176 arab-saudi-tangguhkan-penerbangan-hingga-17-mei-warga-gagal-mudik-lebaran-Vkzk9cGNv4.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

PENERBANGAN Internasional Arab Saudi selama bulan Ramadan ini, untuk sementara akan ditangguhkan, karena pembatasan perjalanan akibat pandemi Covid-19. Penerbangan akan dilanjutkan pada 17 Mei 2021 mendatang, sehingga masyarakat tak bisa mudik Lebaran.

Hal ini disampaikan oleh otoritas penerbangan sipil Arab Saudi GACA, dalam surat edarannya. Dilansir dari Arab News, akibat pembatasan perjalanan internasional ini, banyak keluarga yang saat ini sedang berada di luar Arab, harus menerima kenyataan bahwa mereka tidak bisa kembali ke tanah asal karena pembatasan perjalanan.

Di saat banyak keluarga yang memanfaatkan momen puasa dan Hari Raya Idul Fitri untuk berkumpul bersama, ada beberapa keluarga yang harus menahan rindu sejenak karena terhalang penerbangan yang tertutup untuk akses pulang. Sehingga mereka memilih memanfaatkan aplikasi video untuk berkomunikasi.

Baca Juga: Mudik Dilarang tapi Wisata Boleh, Ini Kata Sandiaga Uno

Hal ini dialami oleh keluarga Anwar Pasha Ansari, seorang ekspatriat India yang bekerja di Jeddah. Ia mengatakan bahwa putrinya yang bernama Heba tidak bisa pulang karena terdampar di India.

 arab

Ansari mengatakan putrinya meninggalkan Jeddah untuk mengikuti ujian akhir di New Delhi, dan berharap bisa berkumpul kembali bersama keluarga untuk merayakan hari raya Idul Fitri tahun lalu.

“Mungkin takdir sedang mempersiapkan takdir lain,” kata Ansari, seperti yang diwartakan Arab News.

Menanggapi kebijakan pembatasan perjalanan ini, Ansari mengatakan hal ini akan berdampak pada setiap orangtua yang anaknya masih berada di India dan tidak bisa pulang.

Ditambah lagi saat ini juga ada kebijakan mengarahkan semua siswa untuk mengosongkan asrama dan tinggal sendiri-sendiri guna menghindari penularan virus corona, hal ini tentu menjadi sebuah mimpi buruk bagi orangtua yang bekerja di luar negeri.

Ansari mengatakan putrinya berencana melakukan perjalanan ke Arab Saudi melalui UEA setelah menghabiskan 14 hari di Dubai. Ia mengatakan, sangat gembira ketika mendengar kabar bahwa putrinya tiba di Dubai pada Januari lalu, ini akan memungkinkan dirinya bertemu dengan sang anak.

Akan tetapi harapannya bertemu dengan sang anak pupus ketika pembatasan perjalanan sementara dari Dubai ke Arab Saudi diberlakukan. Ansari mengatakan anaknya berharap penerbangan akan dilanjutkan dan selalu memeriksa berita apapun yang berkaitan dengan dimulainya kembali penerbangan ke Arab Saudi, padahal jarak antara Arab Saudi dan Dubai hanya beberapa jam saja.

Cerita Ansari adalah satu dari sekian banyak orang yang harus berpisah dengan keluarga karena pembatasan perjalanan Internasional. Serupa dengan kisah Ansari, Raafat Aoun, ekspatriat Lebanon yang bekerja di kerajaan mengatakan bahwa penutupan penerbangan telah mempengaruhi banyak keluarga ekspatriat.

Seperti kakak iparnya yang harus pergi ke Beirut untuk menangani keadaan darurat. Namun saat ini kakak iparnya harus terjebak di sana, sedangkan istri dan empat anaknya yang masih kecil sendirian di Jeddah. Aoun mengatakan kakak iparnya telah terdampar di Beirut selama lebih dari tiga bulan.

“Saya mendukung mereka dan memberikan mereka semua bantuan yang saya bisa. Tapi musim perayaan ini menjadi sangat sulit bagi saya juga. Saya berharap dan berdoa agar penerbangan segera dilanjutkan agar ipar saya dapat kembali ke keluarganya,” jelas Aoun.

Selain itu, juga ada Syed Faiz Ahmad, seorang ekspatriat Pakistan yang mengatakan dua kerabatnya terdampar setelah melakukan perjalanan ke Pakistan. Kerabatnya bepergian untuk membantu ayahnya yang sakit, sehingga meninggalkan keluarganya di Riyadh. Akan tetapi saat ini sedang terjebak tidak bisa pulang karena pembatasan, sedangkan istri dan kedua anaknya sendirian selama Ramadan menunggu pulang.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini