Sandiaga Proyeksikan Pariwisata Jakarta Tumbuh 20 Persen Tahun Ini

Antara, Jurnalis · Selasa 20 April 2021 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 20 406 2397484 sandiaga-proyeksikan-pariwisata-jakarta-tumbuh-20-persen-tahun-ini-8gmqqSqKif.JPG Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Instagram/@sandiuno)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno memproyeksikan pariwisata di DKI Jakarta akan tumbuh sekitar 15 hingga 20 persen tahun ini jika Covid-19 terkendali.

"Mudah-mudahan jika kita bisa terus tekan angka penularan Covid-19 dan kita bisa buka terus kawasan pariwisata, sehingga kita lihat kenaikan 15-20 persen (dari saat ini)," kata Sandiaga.

Ia meyakini proyeksi pariwisata Jakarta tersebut sangat bergantung dengan angka penurunan Covid-19 dan jika bisa menekan penularan Covid-19 itu maka diyakini semester kedua pariwisata DKI bisa kembali normal.

Baca juga: Sandiaga Uno Targetkan 70% Pelaku Parekraf Sudah Divaksin dalam Setahun

Kondisi pariwisata di Jakarta sendiri, kata Sandiaga, terdampak luar biasa, terbukti angka hunian hotel saat ini masih di bawah 40 persen, sejumlah agenda di Jakarta tertunda 80 persen, kegiatan-kegiatan Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition/MICE) 47 persen dibatalkan.

Objek Wisata Monas

(Foto: Okezone.com/Arif Julianto)

"Jadi, ini yang harus kita selesaikan. Kemarin dengan Indonesia International Motor Show (IIMS) kita berusaha tingkatkan lagi, bangkitkan lagi tapi dengan prokes yang ketat dan disiplin," ucapnya.

Kendati memiliki proyeksi bisa melakukan peningkatan 15-20 persen pada semester kedua tahun ini, Sandiaga menyebut Jakarta belum masuk kawasan pariwisata yang dibuka saat ini.

"Jakarta belum (buka) karena menunggu angka penyebaran Covid-19 terkendali, kita saat ini fokus di Batam, Bali dan Bintan," sebutnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, kunjungan wisatawan mancanegara ke Jakarta sepanjang Februari 2021 adalah sebanyak 5.966 orang, atau turun 95,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama 2020 sebanyak 132.697 orang.

Baca juga: Sandiaga Uno Dorong Wisata Otomotif di Destinasi Super Prioritas

Wisatawan mancanegara yang mengunjungi Jakarta, terbanyak adalah berasal dari China 15,64 persen, Korea Selatan 9,86 persen, Rusia 6,82 persen, Jepang 6,67 persen dan Amerika Serikat 5,65 persen.

Meski Covid-19 disebut memberi dampak sangat signifikan terhadap pariwisata Jakarta, pada Juni 2020 atau saat Covid-19 masih mewabah di Indonesia, BPS mencatat ada sekitar 924 ribu kunjungan wisatawan mancanegara ke Jakarta. Hal itu dikarenakan waktu tersebut bertepatan dengan libur panjang serta pasca-hari raya Idul Fitri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini