Mesin Pesawat Terbakar di Udara, Penumpang Gugat Maskapai Rp725 Juta

Mila Widya Ningrum, Jurnalis · Selasa 20 April 2021 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 20 406 2397578 mesin-pesawat-terbakar-di-udara-penumpang-gugat-maskapai-rp725-juta-VzlFm4FRHP.jpg Pesawat United Airlines mengalami kerusakan mesin dan kembali ke Denver, Colorado, Amerika Serikat (Reuters/Antara)

DUA penumpang menggugat maskapai United Airlines ke pengadilan karena merasa dirugikan. Pasalnya pesawat yang ditumpanginya pada Sabtu 20 Februari 2021 itu, mengalami kebakaran mesin dan harus mendarat darurat.

Menurut pengacara kedua penggugat, kliennya mengalami pengalaman seperti “diteror” dan trauma seumur hidup akibat insiden United Airlines.

Melansir dari Fox News, Selasa (20/4/2021), kedua penumpang menununtut United Airlines secara hukum dengan meminta ganti rugi di atas $50.000 atau sekitar Rp725 juta.

Baca juga: Mesin Terbakar saat Terbang, Pesawat Berisi 231 Penumpang Mendarat dengan Selamat

Pada Februari lalu, penerbangan United Airlines mengalami kerusakan mesin setelah lepas landas dari Bandara Denver di Colorado, Amerika Serikat menuju Honolulu, Hawaii.

Tapi, karena mesinnya terbakar di udara, pesawat tersebut terpaksa mendarat kembali ke Bandara Denver.

Saat pesawat mendarat dengan selamat, mesinnya tampak rusak cukup parah. Kemudian puing-puing dari mesin itu berjatuhan di utara Colorado.

Menurut laporan Yahoo News, tuntutan hukum terpisah diajukan oleh penumpang bernama Joseph McGinley dan Jonathan Strawn atas insiden tersebut.

Baca juga: Penumpang Nekat Telanjang saat Disuruh Buka Jaket Pelampung, Pesawat Mendarat Darurat

Kedua pria tersebut merupakan penumpang dalam penerbangan itu dan mengatakan bahwa mereka menderita luka pribadi, emosional dan finansial akibat dari pengalaman yang mereka dapat.

Saat kejadian di akhir Februari, Fox News melaporkan bahwa salah satu mesin pesawat terbakar tak lama setelah lepas landas.

Penumpang yang berada didalam pesawat juga melaporkan mendengar ledakan dan melihat kilatan cahaya dan mesin menjatuhkan puing-puing di Commons Park dan di beberapa lingkungan di Broomfield, Colorado.

Pesawat yang akan menuju Hawaii tersebut baru saja lepas landas dari Bandara Denver dan terpaksa melakukan pendaratan darurat di bandara yang sama.

Paul Best dari Fox News yang berkontribusi untuk laporan ini melaporkan bahwa tidak ada korban luka pada saat itu.

Dalam pengumuman salah satu tuntutan hukum, pengacara Chicago Robert A. Clifford berkata, "Bayangkan sebagai seorang penumpang yang menengok keluar jendela pesawat dan tanpa daya melihat mesin terbakar. Teror yang Anda alami akan berlangsung seumur hidup."

Ketika dimintai komentar, United Airlines pun menolak untuk berkomentar.

Menurut Yahoo News, penyelidikan atas insiden tersebut mendukung teori bahwa bilah kipas patah di dalam mesin karena keausan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini