Pendaki Everest Positif Corona, Keputusan Nepal Buka Jalur Pendakian Dikritik

Suci Wulandari Putri, Jurnalis · Minggu 25 April 2021 05:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 25 406 2400284 pendaki-everest-positif-corona-keputusan-nepal-buka-jalur-pendakian-dikritik-Uq9JHVy41c.JPG Gunung Everest (Foto: Reuters)

Sementara itu, Nepal bersikeras tetap membuka jalur pendakian dengan syarat para pendaki harus mengunjungi karantina pendaki di Kathmandu sebelum melanjutkan perjalanan ke basecamp Everest.

Beberapa pengamat telah menyuarakan pendapat bernada kritik terkait ketidakjelasan peraturan yang dibuat Nepal. Hal ini dikhawatirkan akan memicu terjadinya kasus penyalahartian gejala Covid-19 yang dimaknai sebagai penyakit ketinggian, seperti yang dialami oleh Ness.

Awal pekan ini, Alan Arnette melalui blognya menulis tentang peningkatan aktivitas di basecamp. Ia menyebut, basecamp Everest saat ini cepat terisi. Sherpa di sana sibuk membangun camp.

Tali di sana juga telah dipasang ke pita kuning sekitar 24 ribu kaki. Menurut dia, hanya ada beberapa pendakian saat musim semi ini sehingga kedai teh di jalan setapak jalur pendakian kosong.

Sebelumnya, beredarnya berita kasus virus corona ini pertama kali diungkapkan oleh majalah Outside yang mewawancarai Sangeeta Pouldel, seorang Himalayan Rescue Association. Poudel mengungkapkan kekhawatirannya terhadap situasi tersebut.

Selain itu, seorang pendaki Asia, Dawa Steven Sherpamengatakan semua orang di basecamp prihatin. Nepal telah mengeluarkan 377 izin tahun ini untuk mendaki gunung, dan jumlah akhir diperkirakan melebihi 381 izin yang diberikan pada 2019 silam.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini