Share

Pantai Pulau Untung Jawa Tercemar Limbah Minyak, Ahok "Colek" Direksi Pertamina

Antara, Jurnalis · Minggu 25 April 2021 15:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 25 406 2400470 pantai-pulau-untung-jawa-tercemar-limbah-minyak-ahok-colek-direksi-pertamina-C3ZgzyTHbT.jpg Ilustrasi tumpahan minyak dimasukkan plastik (Antara)

LIMBAH tumpahan minyak (oil spill) yang mencemari perairan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta. Masalah ini sudah dilaporkan kepada pihak terkait.

"Mudah-mudahan cepat direspons bang, sebab jadi langganan di setiap tahun terkirimnya limbah oil spill di Pulau (Untung Jawa)," kata Lurah Supriyadi di Jakarta, Ahad (25/4/2021).

Baca juga: Bertamasya ke Pulau Untung Jawa

Sementara Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan akan meneruskan dugaan pencemaran itu kepada jajaran Direksi PT Pertamina.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu berterima kasih karena sudah diberikan laporan terkait pencemaran limbah tumpahan minyak di Untung Jawa.

"Terima kasih atas informasinya, akan diteruskan ke Direksi," kata Ahok.

ilustrasi

Lurah Supriyadi menjelaskan, pencemaran limbah minyak diketahui Sabtu 24 April malam sekitar pukul 21.00 WIB, saat ada pemantauan wilayah bersama warga dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kelurahan.

Baca juga: Pulau Untung Jawa Diserbu Wisatawan Domestik, Intip Keseruannya

"Secara bergotong-royong pagi ini, warga bersama petugas Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) Kelurahan mengumpulkan limbah minyak tersebut, agar pantai kembali bersih," ujar Supriyadi.

Menurut portal informasi resmi Kepulauan Seribu pulauseribu.jakarta.go.id, lokasi yang mengalami pencemaran limbah minyak terjadi di sepanjang badan Pantai Arsa, Pantai Sakura, wilayah pantai RT 03 RW 03 dan di pantai selatan daya Pulau Untung Jawa.

Menurut Supriyadi, warga Pulau Untung Jawa meminta pihak terkait bertindak cepat dalam menangani limbah minyak, supaya tidak mengganggu ekosistem dan sektor pariwisata.

"Hingga saat ini upaya pengumpulan limbah oleh warga masih berlangsung, kami berharap pihak terkait segera melakukan penanganan cepat, menutup kebocoran minyak," kata Supriyadi.

 

Menurut dia, kebocoran minyak pasti berdampak terhadap ekosistem laut, lingkungan Mangrove dan nelayan di Kepulauan Seribu serta sektor pariwisata, khususnya Pulau Untung Jawa dan sekitarnya. Karena terkena imbas dari pencemaran limbah minyak tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini