Diakui UNESCO, Geopark Belitung Bisa Dongkrak Kunjungan Wisatawan Mancanegara

Antara, Jurnalis · Senin 26 April 2021 19:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 26 406 2400736 diakui-unesco-geopark-belitung-bisa-dongkrak-kunjungan-wisatawan-mancanegara-lMMFnfocxQ.JPG Kawasan Geopark Belitung (Foto: Instagram/@geoparkbelitong)

WAKIL Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya N. Bakrie menyebut bahwa Geopark Belitung di Pulau Belitung dapat dijadikan barometer penetapan kawasan ekonomi khusus (KEK) Pulau Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Geopark Belitung yang ditetapkan UNESCO sangat luar biasa dan Babel tentunya akan semakin dikenal dunia," kata Anindya akhir pekan kemarin.

Ia mengatakan penetapan Pulau Belitung merupakan KEK Pariwisata sebagai geopark oleh UNESCO pada 22 April 2021, tidak hanya menjadi barometer tetapi juga sebagai pelopor dalam penetapan KEK di Pulau Bangka yang sedang diperjuangkan Pemprov Kepulauan Babel.

"Saya rasa KEK di Bangka Belitung akan semakin banyak dan tidak kalah dengan provinsi-provinsi lainnya di Indonesia," ujarnya.

Baca juga: Sandiaga Ajak Pegiat Ekonomi Kreatif Libatkan Penyandang Autisme

Menurut dia, Geopark Belitung ini juga dapat menjadi ujung tombak bagi Indonesia dalam memperkenalkan potensi pariwisata ke dunia internasional.

Geopark Belitung

(Foto: Instagram/@geoparkbelitong)

"Geopark Belitung ini keren dan bagus sekali bagi pemerintah dalam memajukan sektor pariwisata dalam meningkatkan kunjungan wisatawan dunia," katanya.

Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman Djohan mengatakan, UNESCO mengakui 17 objek wisata di Pulau Belitung sebagai kawasan geopark dunia.

"Hasil sidang council UNESCO Global Geopark (UGG), menyatakan 17 Geosite dalam Geopark Belitung, dinyatakan lulus sebagai the new member of UGG," katanya.

Ia mengatakan 17 objek wisata di Pulau Belitung dinyatakan lulus sebagai the new member of UGG yaitu Juru Sebrang, Terong Tourism Village, Kuale Granite Mangrove Forest, Peramun Hill Granite Forest, Tanjung Kelayang Trias Granite.

Selanjutnya, Batu Bedil Trias Granite Rock, Nam Salu Open Pit, Lumut Hill, Batu Pulas Granite Rock, Cendil Heat Forest, Tebat Rasau Cenozoic Swamp, Burung Mandi Cretacious Granidiorite, Siantu Pillow Lava, Tajam Mountain, Baginda Rocks, Punai Beach, Garumedang Tektite.

"Kini dunia mengakui 17 objek wisata ini memiliki keunikan dilihat dari aspek geologis, biologis, dan budaya, sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke negeri laskar pelangi ini," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini