5 Desa Wisata Kece Rekomendasi Sandiaga Uno

Elvina Maharani Putri, Jurnalis · Senin 26 April 2021 11:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 26 408 2400645 5-desa-wisata-kece-rekomendasi-sandiaga-uno-jUsQJPoYsn.jpg Sandiaga Uno. (Foto: Instagram)

TAK perlu ke luar negeri, di Indonesia memiliki banyak destinasi wisata. Salah satunya desa wisata yang sangat menarik, bahkan direkomendasi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Beberapa di antara desa-desa wisata tersebut sudah meraih beragam penghargaan loh. Hal itu dituturkan Sandi di laman Instagram sandiuno.

"Kalian sudah tahu belum bahwa Indonesia memiliki destinasi wisata yang sangat indah? Bahkan ada salah satu desa terbersih di dunia," tulisnya. 

Sangat pas bila Anda datang ke berbagai desa wisata, sekadar kembali menyegarkan jiwa dan raga dari kegiatan yang menjemukan.

Yuk intip desa wisata di Indonesia yang akan membuat Anda terkagum-kagum dan berniat untuk mampir lebih dari satu kali yang telah Okezone rangkum, Senin (26/4/2021).

1. Desa Wisata Penglipuran

 Desa

Desa yang terletak di kabupaten Bangli, Provinsi Bali ini menjadi salah satu desa terbersih di dunia. Pengunjung juga akan disambut deretan tanaman hijau yang asri. Disempurnakan dengan pemandangan gunung yang menyejukkan mata.

Setiap rumah penduduk memiliki bentuk hampir sama mulai dari pintu gerbang rumah, atap rumah dan dinding rumah menggunakan bambu. Lebar pintu gerbang hanya muat untuk satu orang dewasa. Di masyarakat Bali pintu jenis ini disebut angkul-angkul.

Luas dari area desa ini sekira 112 hektar dan tidak semua lahan desa di gunakan sebagai rumah penduduk saja, tetapi sekitar 40% dari lahan desa adalah hutan bambu.

Penduduk Desa Penglipuran Bali memiliki minuman khas yang disebut loloh cemceman. Minuman ini memiliki rasa seperti air tape dan memiliki warna hijau karena bahan dasarnya adalah perasan dari daun cemceman.

2. Desa Wisata Lerep

Desa Wisata Lerep merupakan desa yang terletak di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang ini memiliki pesona keindahan yang luar biasa dari Gunung Ungaran yang terlihat jelas dari wilayah ini.

Tak hanya pegunungan, Anda juga disuguhkan keindahan dari hamparan sawah yang hijau dan padi yang tumbuh subur. Tentu bisa dimanfaatkan untuk wisatawan berswafoto, dijamin fotomu akan sangat instagramable dengan tema alam yang indah.

Warga Lerep juga dikenal kental memegang erat budaya Jawa. Hal ini terlihat adat istiadat yang masih terus mereka lestarikan yakni Iriban.

Tradisi Iriban adalah sebuah tradisi selametan atau syukuran yang dilakukan saat memasuki musim tanam padi. Tradisi ini biasanya warga setempat akan beramai-ramai membawa ayam yang nantinya akan dipotong di dekat sumber air.

Lalu setelahnya dibakar dengan perut ayam sudah diisi dengan bumbu. Jika sudah matang, masyarakat setempat melakukan makan bersama dengan ayam tersebut menjadi lauknya.

3. Desa Wisata Sade

 

Desa Wisata Sade merupakan salah satu dusun yang ada di Desa Rambitan, Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Dusun ini terkenal sebagai dusun yang sangat mempertahankan adat suku Sasak.

Desa Sade masih menampilkan suasana perkampungan asli pribumi Lombok. Hal itu dapat dilihat dari bangunan rumah yang terkesan sangat tradisional.

Misalnya Atapnya dari ijuk, kuda-kuda atapnya memakai bambu tanpa paku, tembok dari anyaman bambu, dan langsung beralaskan tanah. Orang Sasak Sade menamakan bangunan itu bale.

Di desa ini Anda bisa menyaksikan atraksi budaya seperti permainan alat musik tradisional gendang Beleq, Tari Cupak Gerantang, dan Tari Presean.

4. Desa Wisata Osing Kemiren

Desa Wisata Osing Kemiren berlokasi di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi itu menawarkan pemandangan alam yang indah. Pesona Gunung Raung dan Gunung Ijen tentu menakjubkan dari wilayah ini.

Wisatawan bisa mempelajari kearifan lokal masyarakat suku Osing seperti Tari Gandrung, Barong, Kuntulan, Jaran Kincak (kuda menari), dan mocopotan (membaca lontar kuno).

Usai mempelajari kesenian tradisional sehari-hari masyarakat, Anda juga bisa merasakan ritual Tumpeng Sewu. Dalam ritual tersebut, masyarakat setempat menyajikan makanan khas Tanah Osing yakni pecel pitek.

5. Desa Wisata Liang Ndara

Liang Ndara, itulah nama desa adat di Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur. Desa adat ini berjarak 20 km dari Kota Labuan Bajo.

Rupanya, desa ini memiliki banyak atraksi pariwisata lainnya mulai dari wisata alam, aktifitas masyarakat, hingga kekayaan flora dan fauna.

Warga setempat Liang Ndara menganggap kegiatan masyarakat dengan kearifan lokal itu seperti bercocok tanam atau berkebun, juga termasuk dalam seni budaya Tarian Caci.

Tari Caci adalah salah satu tarian utama dalam rangkaian penyambutan tamu di Liang Ndara. Tari Caci ini dianggap sebagai bentuk rasa syukur dan penghormatan terhadap Sang Pencipta.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini