Keliling Lawang Sewu, Pemuda Diganggu Hantu di Siang Bolong hingga Lari Terbirit-birit

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Rabu 28 April 2021 21:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 28 406 2402398 keliling-lawang-sewu-pemuda-diganggu-hantu-di-siang-bolong-hingga-lari-terbirit-birit-z2T3vpgisi.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

LAWANG Sewu memang dikenal sebagai bangunan bersejarah yang angker. Konon bangunan yang dibangun sejak zaman Belanda tersebut memiliki berbagai kisah mistis. Salah satunya yang dialami oleh seorang pengunjung bernama Panca Yoga Purnama.

Ia dan teman-temannya berencana untuk berwisata ke Lawang Sewu untuk sekadar jalan-jalan dan refreshing. Panca datang pada waktu siang hari sekira pukul 10.00.

Ketika itu ia dalam keadaan sehat dan senang karena akan berwisata dengan temannya. Namun semua berubah ketika ia memasuki Lawang Sewu, kepalanya pusing tak karuan padahal ia baru saja melewati gerbang depan.

Baca Juga: Dinda Shafay Cerita Hotel Angker di Malang, Sudah Ada Sejak 100 Tahun Lalu!

“Ngerinya lagi mata saya hampir tak bisa melihat seperti orang yang tidak tidur 3 hari 3 malam,” ungkap Panca yang dikutip Okezone dari Quora.

 lawang

Anehnya, apa yang ia rasakan tidak dirasakan oleh temannya yang lain. Mereka mengaku biasa-biasa saja.

“Langkah saya sangat berat seperti berjalan di sungai dengan arus yang deras namun dangkal. Bahkan lebih parah, tangan kanan saya seperti ditarik kencang kencang mengarah ke jalan keluar. Napas juga mulai ngos ngosan,” katanya.

Panca memang orang yang sensitive terhadap makhluk gaib. Ia sering mengalami hal yang serupa ketika berkunjung ke suatu tempat yang banyak dihuni oleh makhluk astral.

Mereka pun lanjut berkeliling Lawang Sewu dengan Panca yang masih merasa tidak enak dan pusing. Ketika mulai masuk melalui jalan utama, Panca melihat sesuatu yang tidak jelas yang berada di Gedung sebelah kanan mengarah ke gereja.

“Di lantai dua saya melihat orang berpakaian eropa memandang saya tajam. Dan saya tak tahu saya berada disana berapa waktu. Rasanya sangat cepat untuk 1 jam di waktu itu. Pada pandangan berikutnya dia menghilang,” ungkapnya.

Panca pun mengabaikan sosok tersebut dan lanjut ke lantai dua dimana terdapat kaca mozaik indah yang terpasang di dinding. Entah kenapa setelah melihat penampakan tersebut, Panca mulai bisa melihat lebih jelas dan napasnya mulai teratur.

Walau kepalanya masih terasa sakit. Langkah kakinya masih seperti terseret-seret dan ia merasakan ditarik kuat ke jalan keluar.

“Saya melangkah ke tangga. Seperti disambut rasanya. Saya hanya samar-samar melihat ada bayang-bayang hitam berdiri di pinggir tangga,” katanya.

Normalnya, orang bakal lari keluar namun Panca hanya cuek dan merasa waspada. Ia terlalu lemas untuk berlari.

“Tiba tiba ada suara orang lari kencang sekali diantara struktur kayu. Teman saya yang duluan ke atas kaku dan lari sekencang kencangnya keluar. Katanya ada yang panggil-panggil namanya. Spontan semua orang keluar,” ujarnya.

Dalam keadaan panik, penjaga Lawang Sewu datang mencoba menenangkan mereka yang masih anak anak. Tapi gagal karena Panca dan kawan-kawannya sudah benar benar ketakutan dan meninggalkan Lawang Sewu.

“Kami gak mau kembali sampai renovasi selesai. Gila. Mana ada hantu bisa se intense gitu siang hari. Biasanya malam hari loh. Apalagi saat saya keluar semua berubah menjadi fresh dan saya kembali bugar,” pungkasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini