Anies Pastikan Pengelolaan Kota Tua-Sunda Kelapa Ramah Lingkungan

Antara, Jurnalis · Kamis 29 April 2021 07:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 29 406 2402548 anies-pastikan-pengelolaan-kota-tua-sunda-kelapa-ramah-lingkungan-CoTAus7kRU.JPG Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Foto: Okezone.com)

GUBERNUR DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menegaskan, konsep pengelolaan Kota Tua dan Pelabuhan Sunda Kelapa akan tetap mengedepankan ramah lingkungan.

Menurut Anies, nantinya akan ada tim yang merancang seluruh kawasan Kota Tua hingga Pelabuhan Sunda Kelapa itu tetap berkonsep ramah lingkungan.

"Karena semakin hari kita (DKI Jakarta) semakin menuju ramah lingkungan. Jadi di darat, ini yang sudah kami terapkan. Dan nantinya kami akan ada tim untuk perancangan seluruh kawasan," ucap Anies.

Hal itu lanjut Anies, bukan hanya di satu titik. "Ini yang membedakan dengan yang kami kerjakan sekarang. Sekarang, semua kawasan dikembangkan, bukan hanya satu-dua bangunan saja," ujarnya.

Baca juga: 5 Destinasi Wisata Kota Tua di Indonesia, Mana Favoritmu?

Anies menambahkan, transformasi di kawasan tersebut juga akan memertahankan kemasan lama yang dipercantik dengan menambahkan unsur modern dan dinamis agar sisi nostalgia saat berkunjung ke Kota Tua dan Pelabuhan Sunda Kelapa tidak pernah hilang.

"Inilah yang dinamakan kuno tetapi modern dan dinamis," kata Anies

Dirinya yakin dengan cara itu bisa menarik wisatawan lokal dan mancanegara untuk berkunjung ke kawasan Kota Tua dan Pelabuhan Sunda Kelapa karena desainnya yang memiliki ciri khas dan unik masih dipertahankan.

"Kami tidak ingin desain Kota Tua (dan Sunda Kelapa) nanti penuh dengan salin-tempel (copy-paste) dari tempat lain di dunia, tetapi Kota Tua (dan Sunda Kelapa) harus memiliki narasi, ciri dan keunikan tersendiri," kata Anies.

Anies berharap dengan dukungan dari berbagai Kementerian terkait seperti Kementerian Badan Usaha Milik Negara untuk mendorong revitalisasi aset maupun akses pendanaan dengan kolaborasi antara BUMN PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi DKI Jakarta yaitu PT Jakarta Tourisindo (Jakarta Experience Board/JXB) dan PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ).

Kemudian bantuan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) juga diharapkan ikut mempromosikan Kota Tua dan Pelabuhan Sunda Kelapa serta menjadikannya turut hadir dalam kalender agenda nasional maupun dunia.

Selain itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) juga digandeng untuk mengangkat narasi tentang Kota Tua dan Sunda Kelapa sebagai khazanah sejarah dan budaya di Ibu Kota, serta dukungan penuh dari Bank Indonesia (BI) agar berbagai program Usaha Kecil Menengah (UKM) BI, serta berbagai program digitalisasi keuangan bisa diterapkan juga di kawasan tersebut.

Tak lupa Anies juga mengajak pihak swasta mulai dari pengusaha dan para pemilik properti untuk terus berinvestasi dan mengembangkan ekonomi di kawasan Kota Tua hingga Sunda Kelapa.

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memfasilitasi berbagai regulasi, anggaran, pemikiran, pelibatan institusi Pemda dan pemanfaatan aset BUMD/Pemda untuk menjamin sukses transformasi Kota Tua hingga Sunda Kelapa," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini