Melek Teknologi, Lampung Ajak Milenial Kembangkan Pariwisata

Antara, Jurnalis · Kamis 29 April 2021 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 29 406 2402556 melek-teknologi-lampung-ajak-milenial-kembangkan-pariwisata-81VFspf4NK.JPG Salah satu objek wisata di Lampung (Foto: Antara)

KEPALA Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Edarwan mengatakan pemberdayaan generasi milenial sangat penting dalam mengembangkan serta mempromosikan pariwisata berkelanjutan di Lampung.

"Di masa pandemi Covid-19, agar destinasi pariwisata dapat terus eksis, maka harus menerapkan Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability (CHSE). Dalam hal ini peran generasi muda sangat berpengaruh," ujar Edarwan.

Dijelaskannya, pemberdayaan generasi milenial dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan yang sesuai dengan CHSE dapat dilakukan dengan adanya pemanfaatan teknologi.

Baca juga: Pantai Mutiara Baru, Destinasi Wisata Pengamatan Burung di Lampung

"Generasi milenial ini tidak asing dengan teknologi sehingga mereka dapat berperan dalam mempromosikan serta menjadi cross cutting interpreters dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan," katanya.

Selain itu, menurut dia, generasi milenial juga bisa menjadi peluang besar bagi pasar pariwisata berkelanjutan sebagai konsumen.

"Generasi muda ini juga berpeluang sebagai pasar pariwisata berkelanjutan di masa depan, sebab mereka bukan hanya mempertimbangkan aspek wisata namun juga aspek kesehatan dan kebersihan," sebut Edarwan.

Ia melanjutkan, eksistensi generasi milenial dalam bersosial media dapat memengaruhi promosi pariwisata sehingga partisipasi itu dapat membangkitkan komitmen dalam membangun pariwisata di daerah.

"Ketika mereka punya rasa memiliki atas sumber daya alam, ataupun budaya di daerahnya, maka secara tidak langsung akan menumbuhkan keinginan untuk membangun pariwisata di tempat masing-masing," katanya.

Kendati demikian, dirinya memastikan pengembangan pariwisata berkelanjutan juga memerlukan kerja sama beragam stakeholder secara parsial.

"Wisata berkelanjutan ini harus dilakukan bersama dengan stakeholder, dan yang menjadi keharusan yakni menerapkan CHSE sebagai acuan penerapan protokol kesehatan di tempat usaha wisata," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini