Yunani Kembali Terima Turis Mancanegara Mulai 15 Mei, Ini Panduan Perjalanannya

Indah Salsabillah, Jurnalis · Jum'at 30 April 2021 06:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 29 406 2402943 yunani-kembali-terima-turis-mancanegara-mulai-15-mei-ini-panduan-perjalanannya-uqMBVEmwun.jpg Cyclades, salah satu destinasi wisata terkenal di Yunani (visitgreece.gr)

YUNANI akan mencabut larangan perjalanan regionalnya dan membuka kembali pintu bagi wisatawan mancanegara, mulai 15 Mei 2021. Restoran dan kafe juga diizinkan lagi melayani makan di luar ruangan mulai Senin, 3 Mei.

Hal itu disampaikan Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis dalam pidatonya yang disiarkan televisi, Rabu, seperti dilaporkan Associated Press.

Baca juga:  Target Kunjungan Wisatawan 2021 Direvisi, Wisman 4 Juta dan Wisnus 180 Juta

Tanggal yang dipilih untuk pencabutan larangan perjalanan dan pembukaan pariwisata bertepatan dengan 13 hari setelah Paskah Ortodoks pada 2 Mei.

"Tujuan kami adalah merayakan Paskah yang aman pada musim panas yang bebas. Tapi yang satu tidak bisa merusak yang lain," kata Mitsotakis dalam pidatonya seperti dilansir dari FOX News, Kamis (29/4/2021).

 

Panduan perjalanan ke Yunani terakhir diperbarui pada 19 April, yakni setiap orang harus menyertakan hasil tes PCR negatif COVID-19 setidaknya 72 jam sebelum kedatangan. Alternatif lain bisa menunjukkan sertifikat vaksin COVID-19 yang valid.

Baca juga: Pohon Berusia 20 Juta Tahun Ditemukan Utuh di Pulau Ini

Orang yang telah pulih dari virus corona selama 90 hari sebelum kedatangan akan diizinkan masuk ke Yunani.

Sejauh ini, Yunani tak mewajibkan karantina bagi wisatawan yang datang dari Amerika Serikat, Inggris, wilayah Schengen Uni Eropa, Israel, Serbia, Dubai, Australia, Selendia Baru, Korea Selatan, Thailand, Rwanda, Singapura, dan Rusia.

Otoritas perjalanan di Yunani juga menyarankan penduduk non Uni Eropa untuk memilih penerbangan langsung ketika mengatur kunjungan mereka.

Kedatangan hanya diizinkan melalui sembilan bandara di Athena, Thessaloniki, Herakilion, Corfu, Rhodes, Kos, Chania, Mykonos, dan Santorini.

Protokol kesehatan terkait virus corona masih berlaku di Yunani termasuk pemberlakuan jam malam, penggunaan masker pelindung wajah di tempat umum dan larangan pertemuan besar.

 ilustrasi

Gelombang pertama dan kedua COVID-19 sangat merugikan industri pariwisata dan berdampak pada produk domestik bruto (PBD) Yunani, menurut penelitian ekonomi yang dilakukan oleh Ernst & Young Global.

Menurut Dasbor COVID-19 Johns Hopkins, Yunani memiliki sekitar 334.430 kasus virus corona yang telah dikonfirmasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini