Sidoarjo Kembangkan Wisata Desa, Memancing Dianggap Potensial

Antara, Jurnalis · Jum'at 30 April 2021 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 30 406 2403162 sidoarjo-kembangkan-wisata-desa-memancing-dianggap-potensial-XMTIkYVzsh.JPG Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

LEGISLATOR DPRD Sidoarjo, Zahlul Yussar mendukung penuh pengembangan wisata desa sebagai upaya meningkatkan pendapatan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

"Di Kabupaten Sidoarjo banyak potensi wisata yang bisa dikembangkan, salah satunya wisata memancing karena di Sidoarjo banyak tambak," katanya di sela peresmian wisata kolam pancing di Kalidawir, Sidoarjo.

Menurut dia, dengan adanya pengembangan potensi wisata desa maka dengan sendirinya perekonomian di suatu desa itu bisa terangkat.

"Karena dalam pariwisata banyak sektor yang bisa terdongkrak mulai dari kuliner, pariwisatanya, hiburan sampai dengan lahan parkir sebuah tempat wisata," tutur Zahlul.

Baca juga: Serunya Wisata Berkuda Sambil Belajar Memanah di Yussar Horse Sidoarjo

Ia mengatakan, hal itulah yang menjadi potensi desa wisata yang terletak di antara dua desa yakni Desa Gempolsari dan Desa Kalidawir, Tanggulangin, Sidoarjo yang harus didukung pengembangannya.

Zahlul menambahkan, kebijakan pengembangan kawasan pariwisata Desa Kalidawir dan Gempolsari sudah direncanakan secara terpadu dengan kegiatan wisata di Sidoarjo.

"Dalam hal ini Kabupaten Sidoarjo tidak berperan sebagai tujuan akhir pariwisata, tetapi lebih kepada peran sebagai tempat transit perjalanan pariwisata," ucap-nya.

Saat ini, kata dia, kondisi infrastruktur objek wisata pemancingan tersebut yang masih minim belum dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara optimal.

Kawasan pemancingan lanjutnya, akan diperbaiki menyusul akses jalan setempat yang mulai dipavingisasi sehingga memudahkan para wisatawan lokal untuk menuju ke tempat wisata pemancingan.

"Pendekatan yang digunakan dalam mengembangkan kawasan wisata kolam pemancingan, terdiri atas pendekatan, Participatory Rural Appraisal (PRA), Integrated (Holistik) dan Long Term (berkesimbungan), Edukatif, Transparency (polliticallly accepted), Probisnis (layak ekonomi), dalam rangka mewujudkan desa binaan kabupaten Sidoarjo yang unggul berbasis pemberdayaan masyarakat desa," paparnya.

Sementara itu, Kades Kalidawir, Maksun mengatakan, pihaknya sangat merespons positif apa yang menjadi dukungan anggota DPRD Sidoarjo tersebut.

"Bagi kami permasalahan ekonomi ini harus segera bangkit, supaya kehidupan masyarakat bisa berangsur-angsur pulih. Kami juga tetap menerapkan protokol kesehatan dalam pengoperasian kolam pancing tersebut dan juga melibatkan kelompok masyarakat sadar wisata (pokdarwis)," kata Maksun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini