Dear Wisatawan, Jangan Dekati Kawah Sileri!

Antara, Jurnalis · Sabtu 01 Mei 2021 14:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 01 406 2403856 dear-wisatawan-jangan-dekati-kawah-sileri-l7Acl5guxR.jpeg Kawah Sileri di Banjarnegara pasca-erupsi (Antara)

PEMERINTAH Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, mengingatkan masyarakat dan wisatawan agar tidak mendekati Kawah Sileri dalam radius 500 meter guna menjaga jarak aman.

"Masyarakat dan wisatawan agar tidak mendekati Kawah Sileri dalam radius 500 meter dari bibir kawah, mengingat kemarin sempat terjadi erupsi freatik Kawah Sileri, Kawasan Dataran Tinggi Dieng," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Banjarnegara Agung Yusianto di Banjarnegara, Jumat kemarin.

Baca juga:  Objek Wisata Candi Arjuna di Banjarnegara Kembali Dibuka

Dia mengatakan pada saat ini Kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng tidak ditutup dan masih bisa dikunjungi wisatawan, kendati terjadi erupsi di Kawah Sileri pada Kamis 29 April 2021 pukul 18.25 WIB.

"Kebijakan tersebut diambil mengingat lokasi Kawah Sileri sangat berjauhan dari objek wisata lain seperti Candi Arjuna dan Kawah Sikidang, jaraknya sekitar 3 kilometer lebih, namun wisatawan agar tetap mematuhi jarak aman dan tidak mendekati Kawah Sileri dalam radius 500 meter," katanya.

 

Untuk itu, Pemkab Banjarnegara, mengingatkan agar wisatawan selalu berhati-hati dan selalu mengikuti anjuran dari pemerintah.

Sebelumnya, BPBD Banjarnegara menginformasikan bahwa telah terjadi erupsi dengan jenis erupsi freatik di Kawah Sileri, Desa Kepakisan, Kecamatan Batur, Banjarnegara.

Baca juga:   Viral Wisata Tol di Atas Awan, Pemkab Batang-Banjarnegara Kerja Sama Promosi

Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara Aris Sudaryanto melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Andri Sulistyo menjelaskan erupsi freatik tersebut terjadi dengan lontaran material sekitar 400 meter ke arah selatan.

Pada saat ini, tim masih melakukan pemantauan guna mengantisipasi adanya bencana susulan.

Selain itu, tim juga telah melakukan pengamanan mengingat jalan di sekitar lokasi kejadian sangat licin akibat material lumpur dan batu yang berasal dari lontaran kawah.

BPBD Banjarnegara mengimbau kepada masyarakat di wilayah setempat untuk tetap waspada dan jangan panik serta jangan mudah mempercayai kabar berita yang belum jelas kebenarannya atau hoaks.

 ilustrasi

"Warga kami imbau agar selalu waspada namun jangan panik dan jangan mudah percaya berita hoaks atau berita bohong yang belum jelas kebenarannya," katanya.

Aris juga menegaskan BPBD Banjarnegata akan terus menginformasikan perkembangan situasi terkini kepada masyarakat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini