Sandiaga Uno Temui Gubernur Aceh, Bahas Pengembangan Sektor Parekraf

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 01 Mei 2021 19:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 01 406 2404015 sandiaga-uno-temui-gubernur-aceh-bahas-pengembangan-sektor-parekraf-LKFAaZCYuZ.jpg Menparekraf Sandiaga Uno dan Gubernur Aceh Nova Iriansyah (Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno bertemu Gubernur Aceh Nova Iriansyah di Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Sabtu (1/5/2021). Keduanya membahas sejumlah hal terkait pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di Aceh.

Di antaranya tindak lanjut atas rencana investasi Uni Emirat Arab di Aceh dengan nilai sekitar 500 juta dolar AS atau sekitar Rp 7 triliun.

"Tadi kita secara rinci membahas tahapan-tahapan dan rencana-rencana kesiapan kita atas rencana investasi dari Uni Emirat Arab di sektor pariwisata," kata Sandiaga Uno.

Baca juga: Sandiaga Uno: Indonesia Layak Jadi Tempat Syuting Film Internasional

Sebelumnya, perusahaan asal UEA, Murban Energy Ltd, telah menyatakan komitmennya untuk melakukan investasi di Aceh. Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent antara Pemerintah Aceh dengan Murban Energy di sela-sela kegiatan forum bisnis "Indonesia-Emirates Amazing Week (IEAW) 2021" bulan Maret silam.

Pengembangan kawasan wisata dengan menggandeng investor dari Uni Emirat Arab (UEA) itu rencananya akan dipusatkan di Kepulauan Banyak, Kabupaten Aceh Singkil.

"Setelah ini akan kita lakukan rapat lanjutan dengan kementerian dan lembaga terkait agar penandatanganan perjanjiannya bisa kita lakukan saat kunjungan Presiden Jokowi ke World Expo di Dubai, Uni Emirat Arab pada Oktober 2021," kata Sandiaga.

Menparekraf Sandiaga menjelaskan provinsi yang dikenal dengan sebutan "Tanah Rencong" itu memiliki potensi wisata dan ekonomi kreatif yang kaya. Sehingga patut dikembangkan agar potensi ini dikenal luas oleh wisatawan nusantara dan mancanegara.

Baca juga: Sandiaga Uno: Pembukaan Wisata saat Libur Lebaran Wewenang Daerah

"Aceh ini punya beberapa produk kreatif unggulan seperti batik dan juga Kopi. Ini akan kita pasarkan dengan taraf dunia untuk membangkitkan dan memulihkan ekonomi serta membuka peluang kerja," katanya.

Sandiaga juga mengungkapkan pihaknya akan mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Aceh dengan bingkai penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

"Tujuannya untuk meningkatkan kepercayaan wisatawan khususnya wisatawan nusantara untuk berkunjung dengan panduan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin," ungkap Sandiaga.

Sementara itu, Gubernur Aceh Nova Iriansyah menjelaskan pihaknya mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan dalam rangka merealisasikan rencana investasi dari Uni Emirat Arab.

"Seperti misalnya hibah lahan milik pemprov dihibahkan ke pemerintah pusat dan juga perizinan yang jadi kewenangan kita ini sudah kita lakukan," kata Nova.

Dengan adanya investasi ini, Nova berharap akan lebih banyak lagi investasi dari negara sahabat lain yang masuk ke Aceh. "Sebenarnya dari UAE itu sudah masuk (investasi) Mubadala Oil and Gas di Blok Andaman, mudah-mudahan pariwisata yang berikutnya," ujar Nova.

Dalam kunjungan ini, Sandiaga didampingi oleh Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Fadjar Hutomo; Ketua Bidang Promosi dan Humas Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Nur Asia Uno; dan Anggota Komisi X DPR RI Illiza Sa'aduddin Djamal.

Usai bertemu dengan Gubernur Aceh, Sandiaga dan Rombongan melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Ulee Lheue untuk menyeberang ke Kota Sabang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini