Bukber di Desa Wisata Aneuk Laot, Sandiaga Uno Jajal Bikin Kuliner Ramadan Sabang

Tim Okezone, Jurnalis · Minggu 02 Mei 2021 14:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 02 406 2404301 bukber-di-desa-wisata-aneuk-alot-sandiaga-uno-jajal-bikin-kuliner-ramadan-sabang-26awCnGKYW.jpg Menparekraf Sandiaga Uno. (Foto: Kemenparekraf)

MELAKUKAN kunjungan kerja ke Aceh, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno buka bersama di Desa Wisata Aneuk Laot, Sabang. Ia ditemani Wali Kota Sabang Nazaruddin pada Sabtu 1 Mei 2021.

Sandi melihat beragam produk ekonomi kreatif yang potensial sekaligus mengandung narasi yang kuat. Seperti halnya kelapa, mulai dari pohon, batang, buah hingga daunnya yang sangat memengaruhi kehidupan masyarakat Sabang.

Begitu juga dengan kue keukarah khas Kota Sabang. Ia langsung menjajal membuat kue dengan antusias.

Seluruh proses itu, katanya, merupakan pengalaman yang dapat dijual kepada wisatawan domestik maupun mancanegara yang datang ke Kota Sabang.

"Sekali lagi, ini merupakan pola penyiapan desa wisata yang kami dorong agar desa wisata ini menjadi desa yang mandiri, membangkitkan ekonomi dan memulihkan lapangan kerja, khususnya di tengah pandemi," ungkap Sandi lewat keterangannya.

Baca Juga: Sandiaga Uno Temui Gubernur Aceh, Bahas Pengembangan Sektor Parekraf

sandi

Tidak hanya itu, kuliner tradisional seperti bubur kanji, dinilainya, juga menyimpan data tarik tersendiri. Bubur kanji itu, diungkapkan Sandi, mengingatkan ketika merantau ke Singapura beberapa tahun silam.

Bubur itu katanya menjadi sajian utama ketika berbuka puasa di Masjid Sultan, Singapura.

"Dan ternyata semuanya kembali kepada kearifan lokal, yaitu buah kelapa," imbuh Sandiaga Uno.

Selanjutnya adalah anyaman dan eco print berbahan daun jati yang diproduksi oleh pengrajin Desa Wisata Aneuk Alot.

Seluruhnya telah memanfaatkan kearifan lokal yang dikemas menjadi produk ekonomi kreatif bernilai jual.

"Tapi yang terpenting adalah mengangkat para pengrajin UMKM ini masuk ke dalam platform digital. Jadi saya harapkan UMKM ini punya toko-toko online dan mulai mendigitalisasi proses mereka dalam berusaha," ungkapnya bersemangat.

Menyimak pemaparan Sandi, Wali Kota Sabang Nazaruddin mengaku teringat era keemasan Kota Sabang. Ketika itu, Kota Sabang menjadi gerbang keberangkatan seluruh jemaah haji asal Indonesia.

Mereka yang hendak berangkat haji katanya menjalani karantina selama beberapa pekan.

Dengan begitu, seluruh produk ekonomi kreatif laku terjual, roda perekonomian di Kota Sabang pun berputar cepat.

"Oleh karena itu saya pikir, kita-kita ini nggak boleh kalah dengan pendahulu kita, mengingat Sabang seperti yang saya sampaikan tadi, dan dengan kehadiran Bapak Menteri saya berharap Sabang bisa kembali seperti masa lalu," ungkap Nazaruddin.

"Ini harapan kami masyarakat Sabang agar semua produk-produk ekonomi kreatif daerah kami akan berjalan dengan lebih baik dibandingkan dengan para pendahulu kita," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini