So Sad, Wisatawan Tak Bisa Melihat Indahnya Tulip Mekar di Taman Bunga Keukenhof

Suci Wulandari Putri, Jurnalis · Senin 03 Mei 2021 09:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 02 406 2404395 so-sad-wisatawan-tak-bisa-melihat-indahnya-tulip-mekar-di-taman-bunga-keukenhof-Ha8f5S3nv3.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

TULIP di Taman Bunga Keukenhof, Den Haag, Belanda, tahun ini mekar kembali. Jutaan tulip warna ungu, kuning, dan merah tua bermekaran dengan indahnya, membuat siapapun yang berkunjung akan terpesona dengan cantiknya kelopak tulip ini.

Biasanya pesona taman bunga ini menyaingi museum terbaik di Amsterdam, sebagai salah satu tempat wisata terbesar di Belanda. Namun, sayangnya tulip mekar itu tidak dapat disaksikan oleh pengunjung seperti biasanya.

Hal ini karena taman bunga tetap ditutup untuk pengunjung karena pandemi virus corona. Ini adalah tahun kedua berturut-turut jutaan tulip di taman dan ladang bermekaran tanpa dilihat secara langsung oleh pengunjung.

tulip

Baca Juga:  Tiba di Bandara Soekarno Hatta, Penumpang Internasional Wajib Lewati 9 Prosedur Ini

Managing Director Bart Siemerink mengatakan, Keukenhof hanya buka 8 minggu dalam setahun, yaitu mulai akhir Maret hingga pertengahan Mei. Ia memperkirakan Keukenhof akan diizinkan untuk dibuka mulai pertengahan Mei mendatang.

Setiap tahunnya sebelum pandemi, Keukenhof dapat menarik sekitar 1,5 juta pengunjung. Kebanyakan dari mereka berasal dari luar negeri.

Untuk mempertahankan pendapatan dan perhatian, taman bunga ini tetap menarik perhatian pelancong melalui tayangan online dan program televisi.

Melihat pemerintah Belanda yang sedikit mengurangi sistem lockdown tempat untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan pada 28 April lalu. Menjadikan secercah harapan bagi pihak taman bunga.

Pelonggaran kebijakan lockdown ini hanya diizinkan untuk restoran dan tempat makan berbasis outdoor untuk sejumlah tamu yang terbatas, dan kebijakan ini tidak berlaku untuk kebun binatang dan taman seperti Keukenhof.

“Tentu saja kami menghadapi kesulitan. Tapi kami akan bertahan, dan mungkin akan kembali merealisasikan tahun-tahun indah kembali dari tahun 2022,” kata Siemerink seperti yang diwartakan Reuters pada Jumat 30 April 2021 lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini