Sejarah Pasar Tanah Abang, Pusat Grosir Tekstil Terbesar di Asia Tenggara

Dewi Kania, Jurnalis · Senin 03 Mei 2021 11:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 03 406 2404666 sejarah-pasar-tanah-abang-pusat-grosir-tekstil-terbesar-di-asia-tenggara-0Ui5gD3zzi.jpg Pasar Tanah Abang. (Foto: Okezone)

Misalnya saja di Blok A Tanah Abang, banyak kios menjual bahan kain, batik, kebaya pernikahan, baju muslim, baju jas pria, sepatu, serta grosiran tas yang tersebar di 12 lantai.

Apabila sudah lelah berbelanja, di Lantai 8 tersedia food court luas yang nyaman tempat restoran-restoran juga fast food ternama dengan berbagai pilihan.

Kalau lelah membawa banyak barang belanjaan, banyak tersedia jasa porter untuk membawa barang belanjaan, dengan upah Rp10ribu hingga Rp20ribu, tergantung banyak barang yang dibawakan.

Pasar Tanah Abang setiap lantainya juga dijaga oleh satuan pengamanan. Meskipun begitu, Anda tetap harus benar-benar waspada saat berbelanja di sini.

Salah satu pedagang Ria menuturkan, Pasar Tanah Abang memang selalu ramai dan padat, namun terutama ramainya pada saat menjelang Lebaran. "Kalau menjelang Lebaran, sejak pagi subuh sudah sangat ramai sekali, sudah padat dimana-mana," kata Ria.

Tak heran jika menjelang Lebaran, Pasar Tanah Abang diserbu warga, namun sayang di masa pandemi ini, pengunjung berkerumun hingga tak bisa dibendung lagi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau langsung Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta Pusat, Minggu 2 Mei 2021. Peninjauan dilakukan untuk mencari formulasi menekan angka kerumunan di Pasar Tanah Abang agar tidak menjadi klaster Covid-19 baru.

Anies menyebut, pengunjung Pasar Tanah Abang pada Sabtu 1 Mei 2021, lonjakan besar terjadi pada kemarin yang mencapai 87 ribu orang lebih dari separuh hari biasa yang hanya berjumlah 35 pengunjung.

(dwk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini