Berburu Takjil Bubur Kampiun Khas Bukittinggi, Mau Coba?

Wilda Fajriah, Jurnalis · Rabu 05 Mei 2021 13:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 04 301 2405523 berburu-takjil-bubur-kampiun-khas-bukittinggi-mau-coba-m2c7uTSGgK.jpg Bubur kampiun. (Foto: Instagram nasibagoes)

BERBURU takjil di Bukittinggi, Sumatera Barat, Anda harus mencoba bubur kampiun. Jika dilihat secara sepintas, bahan-bahan yang digunakan untuk membuat makanan ini memang sudah sangat familier.

Susunan bubur kampiun terdiri dari ketan putih kukus, bubur ketan hitam, bubur sumsum, bubur kacang hijau, kolak pisang/ubi, dan bubur conde atau bubur candil.

Baca Juga: 5 Cafe Instagramable di Bali, Tempat Berburu Foto ala Selebgram

bubur

Dilansir dari berbagai sumber, pengaturan waktu dalam proses pembuatan bubur kampiun harus diperhatikan dengan baik karena semuanya dimasak secara bersamaan, tetapi tentu saja masing-masing diolah di panci yang berbeda, dan di atas tungku yang berbeda-beda pula.

Proses pemasakan air, pemotongan bahan-bahan, pemerasan santan hingga pengadukan ketan hitam, dan bubur sumsum dalam pembuatan bubur kampiun ini semuanya berlangsung secara simultan (serentak).

Proses inilah yang menjadi tantangan tersendiri bagi pembuat bubur. Awalnya bubur kampiun juga dijajakan di luar bulan Ramadan.

Tetapi tingkat kesulitan pembuatannya yang cukup tinggi, harga bahan baku yang perlahan merangkak naik, dan sedikitnya peminat bubur manis khas Sumatera Barat ini, mengakibatkan jumlah kedai atau warung khusus bubur kampiun juga berkurang. Kalaupun masih ada yang membuat, tidak lebih sebagai bentuk pelestarian makanan tradisional agar tetap eksis.

Uniknya, saat Ramadan tiba menu bubur kampiun selalu muncul dan menjadi primadona, baik di tempat asal lahirnya maupun di luar daerah, termasuk pasar-pasar makanan Ramadan di Jakarta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini