Dianggap Aman dari Corona, Pelancong Ukraina Berbondong-bondong Liburan ke Turki

Suci Wulandari Putri, Jurnalis · Selasa 04 Mei 2021 20:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 04 406 2405138 dianggap-aman-dari-corona-pelancong-ukraina-berbondong-bondong-liburan-ke-turki-Zcg2mgVd8I.JPG Bandara Internasional Istanbul, Turki (Foto: Instagram/@igairport)

PELESIRAN ke luar negeri guna mencari suasana baru saat liburan adalah impian setiap pelancong. Namun, imbas pandemi Covid-19, beberapa di antaranya lebih banyak memilah dan memilih negara apa saja yang mereka rasa aman untuk dikunjungi.

Hal inilah yang dilakukan oleh para wisatawan asal Ukraina yang berbondong-bondong pelesiran ke Turki.

Mereka mengaku bahwa merasa aman ketika berada di Turki untuk berlibur. Hal ini didukung dengan adanya persiapan langkah-langkah dalam menangani penyebaran virus corona di negara yang dipimpin Recep Tayyip Erdogan itu.

Selain itu, salah satu faktor yang menunjang yakinnya wisatawan Ukraina yang merasa aman berkunjung ke Turki, yaitu berkat pengenalan 'Program Sertifikasi Pariwisata Aman' pada pertengahan 2020 lalu.

Program ini merupakan skema yang dikoordinasikan oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata bersama sejumlah kementerian terkait, termasuk Kementerian Kesehatan, yang menetapkan serangkaian tindakan untuk berbagai sektor termasuk hotel dan transportasi yang dirancang untuk melindungi status kesehatan wisatawan dan karyawan di fasilitas tersebut.

Baca juga: Terjual Rp8,7 Miliar, Lukisan Sultan Suleiman I Disumbangkan ke Istanbul

Melansir laman Daily Sabah, terhitung pada 28 April silam, kelompok turis pertama dari Ukraina tercatat berjumlah 350 orang mendarat di Mugla. Mereka akan menghabiskan sekitar dua pekan di tempat wisata di Fethiye dan Marmaris.

Indahnya pesona Mediterania dan Pantai Aegean begitu menarik perhatian wisatawan mancanegara, dan hampir semua turis ini memilih Resor Mediterania, Antalya di Turki sebagai tujuan wisata mereka.

Istana Topkapi di Istanbul

(Foto: Instagram/@ilqar.foedus)

Menurut laporan Asosiasi Pengelola Hotel Turistik Mediterania (AKTOB), sebanyak 750 ribu warga Ukraina melakukan perjalanan ke luar negeri sebagai turis tahun lalu dengan 560 ribu di antaranya lebih memilih Turki. Turki juga menjadi pilihan nomor satu bagi wisatawan Ukraina pada tahun 2020 berkat peluang liburan sanitasi selama pandemi Covid-19.

Direktur Jenderal Bandara YDA Dalaman, Cengiz Tugrul Ayaz mengatakan, sebagian besar wisatawan yang mengunjungi kota itu setiap tahun berasal dari Inggris, Rusia, dan Ukraina.

Baca juga: Turki Lockdown Total Mulai 29 April, Perjalanan Antarkota Harus Seizin Pemerintah

“Kami memperkirakan 8.500 turis Ukraina di kawasan itu hingga 17 Mei,” kata Ayaz.

Ia menambahkan, terhitung sekitar 160 ribu pelancong asal Ukraina diharapkan tiba di Dalaman selama musim liburan menurut catatan pemesanan.

Untuk menghindari penyebaran virus corona, segala macam tindakan diambil di wilayah tersebut dan dipastikan tidak akan ada kompromi di fasilitas tersebut.

Pengunjung di hotel dan pantai juga diizinkan memasuki laut, kolam renang, dan berjemur di tepi pantai dengan tetap mematuhi aturan jarak sosial. Hal inilah yang membuat wisatawan ukraina merasa aman berkunjung ke Turki.

“Saya sangat mengagumi Marmaris. Saya menghabiskan liburan saya di Mugla dan saya menyukainya,” kata salah seorang turis Ukraina, Tatyana Skrayvien kepada Anadolu.

“Kami merasa aman di sini," imbuhnya.

Sedangkan Natali Suveyt, turis Ukraina lainnya mengaku memilih Mugla sebagai lokasi liburan karena memang tempatnya menyenangkan, dan menurutnya Turki merupakan negara yang termasuk baik dalam berjuang melawan virus corona.

“Ini adalah kunjungan ke tujuh saya ke Turki,” kata Natali.

Baca juga: Liburan ke Turki, Traveler Tak Perlu Divaksin Covid-19

Wisatawan lainnya, Dimitri Movcan sengaja datang ke Mugla untuk pertama kali bersama keluarganya. Menurutnya, Mugla adalah tempat yang sangat ideal untuk menghabiskan waktu liburan.

Peluncuran vaksinasi Covid-19 bagi pekerja pariwisata di berbagai fasilitas, termasuk hotel dan restoran, serta agen perjalanan di Turki akan dimulai awal bulan ini.

Menurut pernyataan pejabat Turki, saat ini negara itu berencana menyelesaikan vaksinasi semua karyawan industri pariwisata sebelum akhir Mei. Sedangkan untuk karyawan industri penerbangan termasuk pilot dan awak kabin juga telah mulai menerima vaksinasi secara bertahap.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini