Gegara Sampah, Pramugari Diserang Penumpang hingga Terluka dalam Penerbangan

Indah Salsabillah, Jurnalis · Rabu 05 Mei 2021 07:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 04 406 2405429 gegara-sampah-pramugari-diserang-penumpang-hingga-terluka-dalam-penerbangan-2WaqIwKOxN.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

SEORANG pramugari diduga diserang penumpang pesawat American Airlines dalam penerbangan dari Miami ke New York City, Amerika Serikat. Akibatnya, korban mengalami luka di lengan dan pipinya, memar di dahi, kaki serta tangan bengkak.

Tersangka penyerangan dibebaskan dengan jaminan uang USD15.000 atau Rp216 juta.

Melansir Fox News, Selasa (4/5/2021), seorang penumpang menabrak beberapa kali seorang pramugari di tengah penerbangan, pada Minggu lalu. Serangan itu diduga setelah penumpang berselisih dengan kru kabin terkait sampah.

Baca juga:  Cerita Pramugari Hadapi Penumpang Mabuk yang Berulah di Pesawat

Dalam dokumen pengadilan disebutkan, penumpang itu sempat mengikuti pramugari lain ke area kru pesawat untuk menyampaikan tentang sampah yang tidak diambil. Penumpang itu meneriaki pramugari.

Saat penumpang dan korban berselisih, awak kabin lain datang membantu. Dua pramugari berusaha memisahkan keduanya, tapi sang penumpang tersebut menuduh bahwa pramugari telah mendorongnya.

Penumpang tersebut dilaporkan memukul pramugari dan menjambak rambutnya hingga perempuan itu mengalami luka di lengan dan pipinya, memar di dahi, dan bengkak di kaki serta tangan.

.

Keduanya kemudian dilaporkan secara terpisah, dan tersangka terus berdebat dengan penumpang lain. Tersangka mengklaim bahwa "polisi tidak akan melakukan apapun terhadap saya."

Saat peristiwa terjadi, pramugari lain sempat memohon ke pilot agar mendarat darutat, tapi pilot tidak bisa mengabulkan permintaannya.

Baca juga:  Pesawat Turbulensi Parah, Seorang Pramugari Cedera Serius

Untungnya, dalam pesawat tersebut ada seorang polisi New York yang sedang tidak bertugas. Ia kemudian membantu menahan tersangka.

Pesawat akhirnya mendarat di tujuan yang dituju, Bandara John F Kennedy di New York. Saat itu, pihak berwenang sudah menunggu dan tersangka yang teridentifikasi bernama Chenasia I. Campbell langsung ditahan dengan tuduha menganggu kru penerbangan.

Campbell merupakan penduduk Brooklyn dan saat ini menggangur. Dia sebelumnya bekerja di Kantor Penyandang Cacat Perkembangan.

Dalam sidang virtual pada Senin sore, Campbell dibebaskan dengan jaminan $15.000. Jaksa memintanya agar dia menjalani evaluasi kesehatan mental dan pengujian obat secara acak, meskipun pengacaranya menjawab bahwa Campbell sudah mengikuti program kesehatan mental sebelum kasus ini.

Pramugari yang mengalami luka, memar hingga bengkak akibat serangan Cambell dilaporkan menolak bantuan medis.

Sementara itu pihak American Airlines belum memberi tanggapan atas kasus ini, meski awak media sudah menghubunginya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini