Viral Turis Amerika Diusir Emak-Emak karena Berjemur di Pantai Pakai Bikini

Fatha Annisa, Jurnalis · Rabu 05 Mei 2021 04:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 04 406 2405511 viral-turis-amerika-diusir-emak-emak-karena-berjemur-di-pantai-pakai-bikini-RvsXKAEyqy.jpg Berjemur di pantai (News.com.au)

SEORANG perempuan diusir oleh ibu-ibu saat berjemur dengan hanya mengenakan bikini di pantai Hawaii, Amerika Serikat. Ibu-ibu itu tidak suka melihat turis asal AS bernama Savannah Sims tersebut berbikini di pantai dekat tempatnya tinggal.

Peristiwa pengusiran itu viral di media sosial. Dalam video yang diunggah di TikTok, Savannah Sims mengaku telah diusir dari pantai umum oleh seorang ibu-ibu yang marah karena ia mengenakan bikini.

Melansir dari News.com.au, Selasa (4/5/2021), Savannah Sims mulanya berjemur di pantai Hawaii. Lalu, sebuah keluarga yang tinggal di dekat pantai tersebut mempermasalahkan bikini two-piece hijau yang dikenakan Savannah.

Baca juga: Pariwisata Hawaii Kembali Dibuka, Ini Syarat untuk Turis Asing

Sang ibu memberitahu suaminya bahwa pakaian yang dikenakan turis itu “tidak baik”. Ia kemudian menghampiri pengunjung pantai itu dan memintanya untuk pergi.

Untuk meredakan situasi, Savannah memutuskan pergi dan mendokumentasikan pengalaman tersebut di TikTok. Ia menggambarkannya sebagai pengalaman terburuk dan menunjukkan kepada pengikut TikTok-nya bahwa bikini yang ia pakai hanya bikini normal saja.

Ilustrasi

Savannah Sims menceritakan pengalaman diusir dari pantai (TikTok)

Banyak dari warganet yang setuju bahwa tidak ada yang salah dengan apa yang dia kenakan. Namun beberapa orang memihak pada sikap ibu yang mengusirnya, dan mengatakan poinnya valid.

“Sang ibu mulai berkata kepada pasangannya, 'tidak, saya tidak bisa menerima itu' dan 'itu bermasalah untuk sama',” Savannah menjelaskan dalam videonya. “Saya melihat ke atas dan dia menatap saya, jadi saya bertanya apakah ada masalah.”

“Dia bilang dia tidak ingin melihat bokong dan bagian wanitaku," lanjutnya. Padahal saat itu Savannah sedang berbaring telentang sehingga tidak ada yang bisa melihat bagian belakang tubuhnya.

Baca juga: Sadar Akan Meninggal, Pria Ini Datang ke Restoran dan Bagikan Uang Belasan Juta

Savannah membalik kamera untuk menunjukkan pakaian renang hijau zamrudnya lalu mengatakan, “untuk lebih jelasnya, inilah yang saya kenakan. Cukup normal, kan?”

Dia sempat mencoba untuk mengerti dan menghormati anak-anak yang ada di sekitarnya. Savannah menanyakan pada ibu itu, apa yang harus ditutupi darinya. Tapi ia dibuat terkejut karena sang ibu malah memintanya untuk pergi.

"Dia ingin saya pergi, mengatakan saya menghalangi," kenang Savannah, menjelaskan bahwa dia akhirnya "bangkit dan pergi" tetapi pertemuan itu telah "merusak" harinya.

Video, yang telah ditonton hampir 1 juta kali sejak dibagikan pada 11 April, menimbulkan perdebatan tentang ukuran kenormalan pakaian renang dalam komentarnya, dengan pendapat yang berbeda-beda.

“Tapi ini pantai, apa yang dia harapkan?” seorang warganet berkata.

"Seharusnya kau tetap di sana, kau tidak melakukan kesalahan," kata yang lain padanya.

“Saat itulah (seharusnya) Anda hanya memakai kacamata hitam dan mengabaikannya. Mereka harus mengurus urusan mereka sendiri,” kata orang lain.

Tetapi ada beberapa yang setuju dengan wanita yang lebih tua, mengatakan bokong Savannah tidak tertutup.

“Saya hanya bisa membayangkan jika Anda melihat dari sisi tertentu, Anda akan melihat hal-hal lain juga,” komentar salah satu pengguna.

"Itu adalah bikini yang sangat kecil," kata yang lain.

Ilustrasi

Sementara beberapa orang menyarankan bahwa masalahnya bukan pada pakaian renang, tetapi orang lokal yang sedang bosan dan melimpahkannya ke turis.

“Banyak orang memakai bikini lebih kecil dari milik Anda, itu karena Anda seorang turis,” kata seorang komentator.

“Saya dibesarkan di Hawaii dan itu adalah bikini yang sangat sederhana dibandingkan dengan apa yang akan dikenakan gadis-gadis di sekolah menengah saya,” yang lain setuju.

“Kami benar-benar tidak suka turis tapi ini salah sebagai warga lokal, maafkan saya. Gadis-gadis lokal di sini memakai pakaian yang sama persis,” tulis yang lain.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini