Kemenparekraf Gandeng IINTOA Kembangkan Desa Wisata di Indonesia

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 05 Mei 2021 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 05 406 2405725 kemenparekraf-gandeng-iintoa-kembangkan-desa-wisata-di-indonesia-Z3KCOVb4wI.JPG Ilustrasi (Foto: Antara)

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggandeng Indonesia Inboud Tour Operator Association (IINTOA) guna mengembangkan potensi desa wisata.

Deputi Bidang Sumber Daya Kelembagaan Kemenparekraf, Wisnu Bawa Tarunajaya mengatakan, desa wisata merupakan bagian dari pengembangan pariwisata berkelanjutan dan menjadi salah satu program Pemerintah Republik Indonesia.

"Diharapkan dapat mempercepat kebangkitan pariwisata, dan memicu pertumbuhan ekonomi," katanya dalam keterangan resminya bertajuk 'Sosialisasi Kelembagaan dan Profesi Pekerja Pariwisata BPW'.

Baca juga: 6 Desa di Kudus Layak Jadi Destinasi Wisata Heritage Seperti Yarusalem-Aqsa

Oleh karenanya, Wisnu mendorong pelaku industri khususnya IINTOA untuk membantu mengembangkan potensi desa wisata, agar dapat menggairahkan pariwisata di tengah pandemi Covid-19.

Lebih lanjut, kata Wisnu, bahwa pariwisata alternatif saat ini menjadi tren bagi para wisatawan baik lokal, maupun mancanegara.

Pariwisata alternatif merupakan konsep wisata yang lebih bersahabat dengan alam dan masyarakat lokal, yang tak bisa didapat ketika berkunjung ke destinasi wisata biasa. Karena itu, Kemenparekraf terus menggali potensi desa wisata.

Dibutuhkannya anggota IINTOA, guna memberikan kesempatan kepada para pelaku usaha di sektor pariwisata untuk mempromosikan produknya melalui platforam yang IINTOA miliki.

"Jadi, kami mohon bantuan IINTOA bersama pelaku industri lainnya untuk bersama-sama sinergi menggunakan platform bersama silakan saja. Bapak ibu yang paling tahu langkah efektif untuk mempromosikan desa wisata ini," terangnya.

Sementara itu, Sekjen Asosiasi Operator Pariwisata IINTOA, Ricky Setiawanto mengaku siap mendukung Kemenparekraf untuk mengembangkan desa wisata dari segi pemasarannya.

"Kami dari IINTOA akan membantu dari segi pemasarannya, karena kini sudah banyak desa wisata tapi juga banyak yang belum mengetahui cara pemasarannya," kata Ricky.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini