Pemprov DKI Pertimbangkan Tutup Objek Wisata saat Libur Lebaran

Antara, Jurnalis · Rabu 05 Mei 2021 18:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 05 406 2405730 pemprov-dki-pertimbangkan-tutup-objek-wisata-saat-libur-lebaran-UDf6buo7B8.JPG Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Foto: Antara)

WAKIL Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menyatakan akan memertimbangkan usulan Polda Metro Jaya terkait penutupan beberapa objek wisata selama libur Lebaran agar tidak terjadi kerumunan masyarakat saar masa pandemi Covid-19.

"Ya itu nanti, kan semua keputusan yang diambil Pemprov itu mendengarkan para ahli, para pakar, para epidemiologi, forkopimda, pemerintah pusat," kata Riza.

Politisi Partai Gerindra itu mengatakan, pihaknya akan menerima saran dan mempertimbangkan demi kemaslahatan masyarakat.

"Semua kita koordinasikan bersama dan kebijakan yang diambil merupakan keputusan terbaik. Pasti semua usulan yang baik akan menjadi pertimbangan kita bersama," imbuhnya.

Baca juga: Kapal Wisata Dilarang Masuk Raja Ampat Mulai 6 Mei

Ia lantas mencontohkan beberapa objek wisata saat ini sedang dalam pembahasan tetap beroperasi atau akan ditutup saat momen Idul Fitri.

"Nanti kita lihat apakah pas Lebaran akan ditutup atau dibuka dengan pembatasan atau yang lain kita akan putuskan segera," tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya, Kombes Pol Marsudianto yang memberikan masukan agar tempat wisata ditutup saat Idul Fitri guna mencegah kerumunan massa.

Hal tersebut disampaikan usai melaksanakan rapat koordinasi bersama jajaran pemangku kepentingan di Mapolda Metro Jaya, Selasa, 4 Mei 2021 kemarin.

"Kami minta keputusan dari dinas pariwisata, kalau bisa seperti tahun kemarin ditutup saja," ujar Marsudianto.

Namun, pihak kepolisian menyerahkan sepenuhnya kepada kementerian dan pemerintah daerah mengenai kebijakan tempat wisata dibuka atau tidak pada masa libur Idul Fitri 2021.

"Kalau memang nanti Menteri Pariwisata mungkin punya kebijakan lain tentunya kami akan menyesuaikan dan akan kami lakukan pengaturan-pengaturan lebih lanjut," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini