19 Kereta Api Siap Angkut Orang-Orang Dikecualikan saat Larangan Mudik Lebaran

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 05 Mei 2021 16:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 05 406 2406088 19-kereta-api-siap-angkut-orang-orang-dikecualikan-saat-larangan-mudik-lebaran-qVytBafG7J.jpg Kereta api (Foto PT KAI)

KERETA Api Indonesia siap untuk memberikan pelayanan kepada orang-orang yang dikecualikan pada masa larangan mudik Lebaran mulai 6 hingga 17 Mei 2021. Total ada 19 Kereta Api (KA) Jarak Jauh dioperasikan untuk melayani penumpang khusus tersebut.

"Perjalanan KA Jarak Jauh pada masa peniadaan mudik dioperasikan untuk menyediakan konektivitas bagi orang-orang yang dikecualikan sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus, Rabu (5/5/2021).

Baca juga:  Tiap Hari Selama Ramadhan, 28 Ribu Orang Naik Kereta Api

KAI mengoperasikan 5 KA Jarak Jauh Komersial yaitu Argo Bromo Anggrek (Gambir-Surabaya Pasarturi PP), Argo Wilis (Bandung-Surabaya Gubeng PP), Gajayana (Gambir-Malang PP), Bima (Gambir-Surabaya Gubeng PP), dan Argo Lawu (Gambir-Solo Balapan PP).

 

Selain itu KAI juga mengoperasikan 14 KA Jarak Jauh PSO ke berbagai tujuan yaitu KA Maharani, Kahuripan, Sritanjung, Bengawan, Serayu, Kutojaya Selatan, Tawangalun, Probowangi, Tegal Ekspres, Bukit Serelo, Kuala Stabas, Rajabasa, Putri Deli, dan Pasundan.

"Total ada 19 KA Jarak Jauh yang kami operasikan bagi masyarakat yang dikecualikan dan bukan untuk kepentingan mudik. Tiket dapat dipesan melalui aplikasi KAI Access, web KAI, aplikasi mitra resmi KAI, dan loket stasiun," ujar Joni.

Baca juga:  Harga Tiket Pesawat Mendadak Naik, Para Ekspatriat Tunda Mudik Lebaran

Joni menjelaskan, KAI menghadirkan aksesibilitas bagi orang-orang yang memiliki kepentingan mendesak dan harus bepergian sesuai aturan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Orang-orang yang dikecualikan tersebut adalah orang yang memiliki kepentingan untuk bekerja, perjalanan dinas, mengunjungi keluarga sakit, kunjungan duka dikarenakan anggota keluarga meninggal, perjalanan ibu hamil, dan kepentingan non mudik lainnya.

Selain surat bebas COVID-19 yang masih berlaku, syarat yang juga harus disertakan adalah Surat Izin Perjalanan tertulis dari atasan bagi pegawai maupun anggota TNI/Polri atau Surat Izin Perjalanan dari Kepala Desa/Lurah bagi pekerja sektor informal dan masyarakat umum nonpekerja.

 ilustrasi

Syarat dan ketentuan selengkapnya terkait syarat dan ketentuan melakukan perjalanan KA Jarak Jauh pada masa peniadaan mudik dapat dilihat pada web kai.id dan aplikasi KAI Access.

"KAI berkomitmen untuk melayani masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku pada masa peniadaan mudik dengan terus menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dan konsisten," tutup Joni.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini