Ridwan Kamil: Pariwisata Bandung Barat dan Tasikmalaya Ditutup saat Lebaran

Antara, Jurnalis · Rabu 05 Mei 2021 18:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 05 406 2406154 ridwan-kamil-pariwisata-bandung-barat-dan-tasikmalaya-ditutup-saat-lebaran-6SqoI53DxQ.jpg Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (BNPB)

GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil atau Kang Emil menuturkan, ada dua daerah di Jabar yang masuk zona merah, yakni Kabupaten Bandung Barat dan Kota Tasikmalaya sehingga tempat wisata di dua daerah itu ditutup saat Lebaran 2021.

“Makanya dengan berat hati saya sampaikan di hari ini, minggu ini ada dua zona merah di Jabar, Kabupaten Bandung Barat dan Kota Tasikmalaya. Sesuai arahan Kapolri, yang zona merah itu pariwisata akan ditutup,” kata Kang Emil, di Bandung, Rabu (5/5/2021).

Baca juga:  Nikmatnya Berendam di Curug Cipanas

Kang Emil berpesan kepada kepala daerah setempat dan Kapolda Jabar untuk bertindak tegas bagi para pengunjung yang tetap memaksa berwisata.

“Jadi saya titip kepada kepala daerah dan Pak Kapolda, yang masuk zona merah agar tidak ada lagi destinasi wisata yang buka dan disosialisasikan kepada masyarakat,” ujarnya.

 

Untuk daerah yang berstatus zona oranye. Kang Emil menyebutkan hingga saat ini arahan dari pemerintah pusat belum berlaku penutupan tempat wisata.

“Untuk zona oranye saya akan konsultasikan, memang arahannya juga tidak. Tapi terpantau yang secara tegas adalah zona merah,” katanya.

Sebelumnya, dua daerah yang ada di wilayah Jawa Barat masuk ke dalam zona dengan risiko penularan COVID-19 yang tinggi atau zona merah yakni Kabupaten Bandung dan Kota Tasikmalaya, berdasarkan laporan dari lama covid19.go.id.

Pada Selasa, 4 Mei 2021, Kabupaten Bandung Barat (KBB) masuk dalam kategori wilayah kewaspadaan zona merah COVID-19 di Jawa Barat.

 ilustrasi

Berdasarkan data dari laman pik.bandungbaratkab.go.id, total kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di KBB sebanyak 6.224 kasus. 615 pasien aktif saat ini masih dalam perawatan atau menjalani isolasi, sedangkan 5.532 orang dinyatakan sembuh dan 77 orang meninggal dunia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini