Satu Keluarga Ditolak Naik Pesawat karena Punya Anak Autis

Indah Salsabillah, Jurnalis · Jum'at 07 Mei 2021 07:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 06 406 2406646 satu-keluarga-ditolak-naik-pesawat-karena-punya-anak-autis-obB0fJ8yBJ.jpg ilustrasi (stutterstock)

SEBUAH keluarga yang memiliki anak pengidap autisme ditolak naik pesawat Southwest Airlines. Maskapai bertarif murah asal Amerika Serikat tersebut tak mengizinkan mereka ikut dalam penerbangan karena putranya yang autis tak bisa memakai masker.

Keluarga itu berasal dari Des Moines, ibu kota negara bagian Lowa, AS. Mereka punya putra berusia 5 tahun yang autisme dan ia tak bisa memakai masker wajah dalam penerbangan.

Baca juga:  Pesawat Terbang Bawa 1 Wanita Positif COVID-19, Penumpang Lain Ditinggalkan

Melansir laporan Fox News, Kamis (6/5/2021), keluarga Cody dan Paige Petek sedang dalam perjalanan pulang berlibur dari Florida pada Minggu, bersama kedua anak mereka.

Namun, putra mereka yang autis kesulitan memakai masker wajahnya saat singgah di St. Louis dalam perjalanan ke Bandara Internasional Des Moines.

 

Menurut stasiun TV KCCI Des Moines, anak tersebut mengidap autisme non-verbal serta memiliki gangguan pemrosesan sensorik. Ia harus berjuang untuk memakai masker wajahnya dengan benar.

Maskapai tersebut dilaporkan tidak mengizinkan keluarga untuk naik tanpa bocah lelaki itu yang mengenakan masker.

Baca juga: Gegara Sampah, Pramugari Diserang Penumpang hingga Terluka dalam Penerbangan

Para penumpang lain di pesawat yang menyaksikan insiden tersebut sempat mendekati kru pesawat dan meminta agar anak laki-laki itu diizinkan masuk. Namun kru pesawat tidak mengizinkannya

Southwest mengatakan di situsnya "menolak memakai masker wajah adalah pelanggaran hukum federal dan dapat mengakibatkan penolakan naik pesawat."

Kebijakan adiministrasi keamanan transportasi menyatakan bahwa penyandang disabilitas yang tidak dapat memakai masker wajah karena disabilitas dikecualikan, kata laporan itu.

Maskapai tersebut mengatakan kepada KCCI dalam sebuah undang-undang federal mewajibkan setiap orang berusia 2 tahun ke atas untuk mengenakan masker setiap saat selama perjalanan.

Dalam kasus ini, seorang pelancong tidak menggunakan masker wajah sebelum naik dan tidak memiliki pengecualian untuk wewenang masker federal.

Southwest mengatakan bahwa pihaknya menawarkan keluarga tersebut untuk menginap di hotel untuk semalam itu. Lalu keluarga tersebut memutuskan untuk tidak terbang dan diberi pengembalian uang penuh.

"Merupakan tanggung jawab karyawan Southwest untuk menegakkan peraturan federal. Seperti biasa, kami menghargai semangat kepatuhan terhadap wewenang masker ferderal dan kerja sama berkelanjutan di antara penumpang dan karyawan kami saat bekerja secara kolektif untuk mendukung kenyamanan dan kesejahteraan semua orang bepergian dengan kami selama pandemi," lanjut pernyataan itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini