Yunani Kembali Buka Pintu bagi Turis Asing Termasuk dari Amerika

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Jum'at 07 Mei 2021 13:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 07 406 2406928 yunani-kembali-buka-pintu-bagi-turis-asing-termasuk-dari-amerika-VVyLKyE9Fr.JPG Halki, sebuah pulau eksotis di Yunani (Foto: Reuters/Vassilis Triandafyllou)

SETELAH sempat ditutup untuk wisatawan internasional selama lebih dari setahun, pemerintah Yunani mengumumkan pembukaan kembali negara tersebut secara bertahap. Kini negara tersebut telah dibuka kembali untuk beberapa wisatawan mancanegara, termasuk wisatawan dari Amerika Serikat (AS).

Yunani memutuskan untuk mendahului sebagian besar negara Eropa dan memutuskan untuk memulai kembali pariwisata.

Tetapi mereka yang bepergian ke Yunani atau merencanakan perjalanan ke negara itu harus tahu bahwa rumah sakit di negara itu penuh dengan pasien Covid-19, dan lebih dari tiga perempat populasi negara itu masih belum divaksinasi.

Bepergian ke Yunani dalam fase krusial masih merupakan taruhan besar, tetapi karena ekonomi negara sebagian besar bergantung pada pariwisata, pemerintah harus memulai sektor pariwisata. Para pejabat percaya bahwa dengan menerapkan jarak sosial, protokol pencegaha Covid-19 dan cuaca hangat, pariwisata di negara itu akan aman.

Baca juga: Yunani Kembali Terima Turis Mancanegara Mulai 15 Mei, Ini Panduan Perjalanannya

Meski Yunani siap untuk menyambut turis dari AS, Departemen Luar Negeri AS baru-baru ini menambahkan Yunani ke dalam daftar negara Level 4, di mana tidak direkomendasikan sebagai tempat destinasi perjalanan.

“Kami menyambut baik posisi yang sama. Semua yang kami katakan adalah bahwa ini harus dilakukan sekarang. Kami tidak bisa menunggu sampai Juni," ujar Menteri Pariwisata Yunani, Harry Theoharis menyitir laman Times of India.

Sementara itu, wisatawan yang hendak masuk ke Yunani harus memenuhi beberapa persyaratan.

Pada 19 April, Yunani mulai menyambut turis dari Uni Eropa, Thailand, Australia, Israel, Korea Selatan, Inggris, Amerika Serikat, Rwanda, Singapura, Selandia Baru, Serbia, dan UEA. Turis yang berasal dari negara-negara itu tidak perlu melakukan karantina jika memenuhi kriteria sebagai berikut:

- Wisatawan yang divaksinasi penuh diperbolehkan tanpa tes Covid-19 PCR negatif (setidaknya 14 hari sebelum kedatangan tidak perlu karantina)

- Wisatawan yang tidak divaksinasi harus menunjukkan tes PCR negatif yang diambil dalam waktu 72 jam setelah kedatangan. Anak-anak, berusia lima tahun ke bawah, dibebaskan

- Wisatawan dapat masuk melalui sembilan bandara - Athena, Corfu, Heraklion, Rhodes, Thessaloniki, Santorini, Kos, Chania, dan Mykonos

-Jika seseorang dinyatakan positif Covid-19, mereka akan segera dibawa ke hotel karantina, yang dibiayai oleh pemerintah Yunani.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini