Mulianya Seorang Ibu, Rela Bangun Jembatan agar Putranya Bisa Bersekolah

Suci Wulandari Putri, Jurnalis · Sabtu 08 Mei 2021 03:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 07 406 2407392 mulianya-seorang-ibu-rela-bangun-jembatan-agar-putranya-bisa-bersekolah-7yolPs3S3O.JPG Jembatan besi yang dibangun seorang ibu bernama Meng demi putranya bisa bersekolah dengan aman (Foto: Oddity Central)

SEORANG ibu di Provinsi Henan, China rela mengeluarkan uang lebih dari satu juta Yuan atau setara lebih Rp2 miliar demi membangun dua jembatan besi di depan sekolah putranya.

Hal ini ia lakukan untuk memastikan putranya dan anak-anak lain dapat menyeberang jalan dengan aman menuju sekolah untuk mengenyam pendidikan.

Dikutip dari Oddity Central, sang ibu yang diketahui bernama Meng ini, mengatakan, jalanan di luar sekolah putranya selalu macet manakala para orangtua menurunkan atau menjemput anak-anak mereka.

Selain itu juga tidak ada lampu lalu lintas di dekat sana, sehingga penyeberangan jalan sulit dilakukan dan berisiko tinggi. Ia menilai keadaan ini sangat berbahaya bagi pengguna jalan, khususnya anak-anak yang hendak pergi ke sekolah.

Baca juga: Harga Tiket Pesawat Mendadak Naik, Para Ekspatriat Tunda Mudik Lebaran

Faktor lain yang menjadi alasan Meng membangun jembatan tersebut adalah kondisi sekolahan yang berada di dataran rendah, sehingga jalanan akan terus menerus tergenang air. Ini membuat sepatu putranya selalu basah saat pulang sekolah dan kaki putranya sampai mengkerut karena terendam air.

“Air tersebut akan menjadi dalam, dan itu akan menyulitkan saat menyeberang jalan,” ucap Meng.

Hingga saat ini, salah satu dari kedua jembatan penyeberangan tersebut hampir selesai dibangun. Sedangkan jembatan yang lainnya masih dalam tahap peletakan fondasi. Pembangunan jembatan ini telah disetujui oleh biro perumahan dan pembangunan perkotaan-pedesaan setempat.

Pembangunan jembatan ini jelas sangat membantu pengguna jalan. Bahkan, Meng sendiri tidak memberi tahu putranya perihal dirinya yang mengeluarkan uang untuk membangun dua jembatan tersebut.

Dirinya berharap kontribusinya ini dapat membantu anak-anak dan staf pengajar agar tetap aman dan memungkinkan anak-anak dapat mengenyam pendidikan dengan nyaman. Ia menyebut jembatan ini sebagai 'Jembatan Kebijaksanaan' dan berharap siswa yang menyeberangi jembatan tersebut dapat menjadi lebih bijak.

“Saya hanya melakukan apa yang mampu saya lakukan. Uang tidak dapat dibawa mati, dan saya tidak perlu meninggalkan banyak uang untuk anak saya nantinya,” ujar Meng.

Tindakan Meng ini sontak menuai pujian dari masyarakat setempat. Ia dianggap sebagai sosok seorang ibu yang mulia.

Padahal dengan harta yang dimiliki, Meng sebenarnya dapat melakukan banyak hal yang menguntungkan dirinya sendiri, seperti membeli rumah atau apartemen misalnya. Namun, Meng tetaplah Meng, ia lebih memilih melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi banyak orang sesuai prinsip yang dipegang teguh olehnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini