Sandiaga Uno Puji Penerapan Prokes di Desa Wisata Kembang Kuning Lombok

Ratu Syra Quirinno, Jurnalis · Sabtu 08 Mei 2021 11:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 08 406 2407526 sandiaga-uno-puji-penerapan-prokes-di-desa-wisata-kembang-kuning-lombok-7aP3MLwOkQ.JPG Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno dalam kunjungan kerja ke Lombok, NTB (Foto: Kemenparekraf)

DALAM kunjungan kerjanya ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menyempatkan diri mengunjungi sejumlah desa wisata.

Salah satunya adalah Desa Wisata Kembang Kuning. Desa wisata yang berada di Kecamatan Sikur Lombok Timur ini merupakan salah satu yang terbaik, bahkan mendapat predikat Desa Wisata Terbaik dari Kemenparekraf tahun 2017 lalu.

Desa wisata ini memiliki daya tarik lantaran panorama indah dan homestay yang memiliki karakteristik lokal yang kuat. Wisatawan yang datang ke sini juga diajak untuk lebih dekat dengan masyarakat dengan mengikuti berbagai kegiatan sehari-hari.

Mulai dari pembuatan kopi secara tradisional juga minyak kelapa yang merupakan bagian dari produk ekonomi kreatif andalan desa wisata ini.

Dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, Desa Wisata Kembang Kuning juga telah dinyatakan sebagai daerah hijau karena tidak ada kasus baru Covid-19.

Menparekraf mengapresiasi keberadaan Desa Wisata Kembang Kuning yang terbukti telah memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat setempat. Sebelum pandemi, desa wisata ini mampu menarik 100 hingga 120 pengunjung wisatawan mancanegara.

"Ini merupakan destinasi unggulan yang dikelola dengan betul-betul mengutamakan kearifan lokal. Saat ini masyarakat tengah bertransformasi ke wisatawan nusantara. Ini adalah langkah konkret yang bisa kita kolaborasikan untuk memulihkan kembali perekonomian masyarakat, membangkitkan pariwisata dan membuka lapangan kerja serta mendorong produk-produk ekonomi kreatif lokal," terang Sandiaga.

"Dengan fokus pada pariwisata berbasis alam terbuka dan budaya, kita harapkan hadirnya pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Saya titip ke Pak Gubernur agar lebih banyak dikembangkan desa wisata seperti Kembang Kuning ini di Lombok Timur dan juga NTB," lanjutnya.

Direktur Pengembangan Destinasi II Kemenparekraf/Baparekraf, Wawan Gunawan, menambahkan, desa wisata merupakan entitas destinasi dalam skala spasial/geografis yang kecil.

Unsur ekosistem desa wisata terkait sama dengan destinasi, atraksi, amenitas, akses, pelayanan, manajemen, regulasi/etika sosial, masyarakat, usaha/kelompok bisnis masyarakat termasuk rantai pasok lokal.

"Membangun desa wisata berarti membangun ekosistem pariwisata. Hal ini yang jadi fokus Kemenparekraf/Baparekraf dalam pengembangan desa wisata agar seluruh ekosistem sebagai pembentuk bertransformasi dan harus dipastikan ke arah pengelolaan yang berkelanjutan," kata Wawan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini