Staycation Tak Jamin Jadi Penyelamat Perhotelan, Kenapa?

Novie Fauziah, Jurnalis · Sabtu 08 Mei 2021 12:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 08 406 2407609 staycation-tak-jamin-jadi-penyelamat-perhotelan-kenapa-CTnyt2MuoP.JPG Ilustrasi Staycation (Foto: Freepik)

TREN staycation jadi pilihan sebagian masyarakat untuk mengisi liburan, misalnya bermalam beberapa hari di hotel favorit.

Terlebih saat ini larangan mudik Idul Fitri diberlakukan, sehingga orang yang tidak bisa pulang ke kampung halamannya memilih untuk beristirahat di tempat yang nyaman, seperti hotel.

Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Maulana Yusran mengatakan, meski beberapa hotel akan dijadikan tempat staycation bagi sebagian orang, namun itu tak menjamin sebagai penyelamat okupansi hotel itu sendiri.

Baca juga: Berkunjung ke Lembah Tengkorak, Keindahannya Tak Sesuai Namanya

"Jadi penyelamat sesaat. Kita enggak bisa mengatakan itu dapat keuntungan atau tidak, karena itu sifatnya sesaat," ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia.

Ia melanjutkan, libur lebaran kali ini tak seperti tahun-tahun sebelumnya karena hanya diberi waktu sementara.

Kemudian apabila dilihat dari tahun-tahun sebelum pandemi, peningkatan okupansi yang dicapai di setiap daerah setidaknya selama satu Minggu atau 7 hari.

"Karena liburnya hanya sebentar, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu enggak lama," pungkasnya.

(put)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini