Dikira Keliling Kota, Turis Ini Malah Dibawa ke Kuburan

Suci Wulandari Putri, Jurnalis · Minggu 09 Mei 2021 21:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 09 406 2407870 dikira-keliling-kota-turis-ini-malah-dibawa-ke-kuburan-dg7wlacVVD.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SEKELOMPOK turis lansia di China kaget setelah memesan tiket tour keliling. Bukannya diajak keliling ke tempat wisata, kelompok tersebut malah diajak rekreasi ke kuburan.

Kelompok turis tersebut membayar 18 Yuan atau sekira Rp40.000 untuk perjalanan yang sudah termasuk makan siang.

 Weibo

Dikutip dari laman BBC News, seorang pria bermarga Zheng mengatakan kepada media lokal bahwa dia diundang dalam tour tersebut oleh agen perjalanan bernama Longyao. Saat diundang oleh pihak Longyao, Zheng kemudian mengajak teman-temannya untuk bergabung dalam tur tersebut.

Setelah diselidiki, komisi pariwisata setempat mengatakan ternyata perusahaan wisata tersebut tidak memiliki izin yang sesuai.

Kejadian ini terlihat dari rekaman video yang diambil dari dalam bus yang menunjukkan kelompok yang dipandu oleh agen wisata tersebut sangat menikmati suasana perjalanan, mereka bernyanyi dan tersenyum selama perjalanan.

Namun keadaan seketika berubah ketika mereka tiba di tempat yang katanya “indah”, dan ternyata itu adalah kuburan.

“Kami adalah turis, mengapa anda meminta kami mengunjungi kuburan?” kata salah satu anggota grup wisata kepada media lokal, seperti yang diwartakan BBC News.

Atas kejadian tu, Zheng mengeluh tentang operator tour ke komite pariwisata dan budaya Chongqing yang telah melakukan penyelidikan atas insiden tersebut. Sebagai tanggapan, pemerintah kota Chongqing mengatakan akan menindak setiap perilaku yang melanggar hak wisatawan dan merusak citra kota. Sejak kejadian itu, pemerintah kota berjanji untuk menindak perilaku yang serupa.

Diketahui, kejadian ini bukanlah yang pertama kali terjadi di China. Pada 2015, pernah kejadian seorang pemandu wisata Tiongkok dicabut lisensinya setelah dia tertangkap kamera karena memarahi turis karena mereka tidak cukup berbelanja.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini