Sandiaga Uno: Tempat Wisata Langgar Prokes saat Lebaran akan Ditutup

Siska Permata Sari, Jurnalis · Senin 10 Mei 2021 18:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 10 406 2408597 sandiaga-uno-tempat-wisata-langgar-prokes-saat-lebaran-akan-ditutup-2cUpXyDlrV.jpg Menparekraf Sandiaga Uno. (Foto: Siska Permata Sari)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Uno tak segan menutup tempat wisata yang melanggar protokol kesehatan saat libur Lebaran. Hal ini guna mencegah klaster penularan Covid-19 di tempat wisata.

“Jauh-jauh hari sudah saya sampaikan, protokol kesehatan yang harus bisa diterapkan secara ketat dan disiplin,” kata Sandiaga Uno dalam acara Weekly Press Briefing 2021 di Gedung Sapta Pesona, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (10/5/2021).

 wisata

Dia mengatakan, pihaknya tidak akan segan-segan menutup destinasi wisata maupun sentra-sentra ekonomi kreatif apabila tempat tersebut menjadi kluster baru.

“Kami secara tegas menyampaikan, jika destinasi wisata dan sentra-sentra ekonomi kreatif itu hadir sebagai risiko peningkatan Covid-19, tentunya tidak segan-segan kami akan berikan rekomendasi untuk ditutup,” ujarnya.

Dia berharap, pihak-pihak pengelola destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif dapat bekerja sama mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, masyarakat juga diminta tetap menerapkan protokol kesehatan demi mencegah lonjakan kasus positif Covid-19.

“Saya harapkan kerja sama dari seluruh pihak untk mematuhi pemerintah mengenai larangan mudik ini dan peningkatan protokol kesehatan. Saya mendapat kabar bahwa varian baru, variant of concern sudah ditemukan di Jakarta dan wilayah lainnya, jadi sudah sepatutnya kita berhati-hati,” ungkapnya.

Selain prokes, destinasi wisata, khususnya di DKI Jakarta juga sudah menerapkan batas maksimal kapasitas pengunjung sebanyak 25-30 persen.

“Jadi sekali lagi saya mengingatkan, dan saya butuh kerja sama semua pihak bahwa tiap-tiap pengelola destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif patuh dan ketat dalam penerapan protokol kesehatan. Jika di DKI, (maksimal kapasitas pengunjung itu) 30 persen, itu adalah batas maksimalnya,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini